Waspadai Titik Rawan Longsor dan Macet di Malang

Waspadai Titik Rawan Longsor dan Macet di Malang

- detikNews
Minggu, 07 Okt 2007 17:26 WIB
Malang - Pemkab Malang, Jawa Timur lakukan pemetaan titik daerah rawan tanah longsor serta rawan macet selama menjelang Idul Fitri 2007. Pengemudi diharapkan tetap waspada saat memasuki daerah Malang. "Daerah yang rawan tanah longsor di Kabupaten Malang antara lain di jalan Raya Ngeprih Pujon Km 19-20 (Malang-Pare), jalan Raya Mulyorejo Ngantang Km 28-29 (Malang-Pare), jalan Desa Jombok Ngantang Km 33-34 (Malang-Pare)," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Purnadi kepada wartawan, Minggu (7/10/2007). Menurut Purnadi, daerah rawan longsor juga terdapat di jalan Desa Gunung Geger dan Banduarjo Pagak, jalan Desa Ampel Gading Km. 57-59 (Malang-Lumajang), dan jalan Desa Tirtoyudo Km 64-66 (Malang-Lumajang). Kondisi jalan tanah/bahu jalan rawan longsor, karena banyaknya ranting pohon yang tertimbun longsoran akibat hujan, daerah tebing dan curah dan berkabut saat hujan serta lokasi pegunungan kapur banyak tebing rawan longsor. Sedangkan daerah rawan banjir meliputi jalan Raya Randuagung Singosari Km 74- 5 (Surabaya-Malang), jalan Raya Bedali, Lawang Km. 73-74 (Surabaya-Malang), jalan Raya Ngadilangkung, Kepanjen Km 104-105 (Surabaya-Malang). Anatomi jalan di kawasan ini, saat musim hujan terjadi genangan di jalan raya sehingga mengakibatkan mobil mogok. Purnadi berharap, bagi pengemudi yang melintasi jalur itu waspada, karena jarak pandang kurang dan banyaknya penyeberang jalan yang tidak pada tempatnya serta daerah yang rawan penargetan. Sementara, kemacetan arus lalulintas disebabkan kecepatan rendah, dan penyempitan jalur disebabkan longsoran menutupi badan jalan. Selain itu, juga terdapat daerah rawan macet jalan Raya Thamrin Kecamata Lawang (depan pasar Lawang) Km 70-71 (Surabaya-Malang), jalan Raya Singosari depan Pasar Singosari Km 77-78 dan Km 79-80 (Surabaya-Malang), Raya Sengkaling Dau Km. 09-10 (Malang-Pujon). (bdh/bdh)
Berita Terkait