Kantung Lahar Sungai Bendo Masih Buntu

Gunung Kelud \'Siaga\'

Kantung Lahar Sungai Bendo Masih Buntu

- detikNews
Sabtu, 06 Okt 2007 12:57 WIB
Kediri - Sungai Bendo yang sedianya menjadi salah satu kantung aliran lahar Gunung Kelud apabila meletus ternyata masih buntu. Sungai yang terletak di Desa Jarak Kecamatan Plosoklaten Kediri ini belum 100% dikeruk.Padahal jika Gunung Kelud benar-benar meletus, sungai itu menjadi kantung supaya lahar tidak meluap ke pemukiman padat penduduk setempat. Pantauan detiksurabaya.com, Sabtu (6/10/2007), pasir dan bebatuan sisa muntahan material Gunung Kelud saat meletus tahun 1990 silam masih tampak menggunung. "Yang sudah dikeruk kira-kira baru sekitar 40% Mas, padahal sampai ke timur hingga jarak 2 kilometer, pasir dan batuan ini masih banyak," kata Sumiran, salah satu pekerja tambang pasir. Pengerukan yang melibatkan alat berat ini saat ini terus dikebut, agar aliran lahar yang diperkirakan juga akan membanjiri Sungai Bendo dapat tertampung semuanya dan tidak sampai meluber ke pemukiman warga. Namun rasa pesimis diungkapkan pekerja tambang yang lain. Dia menyebut berdasarkan pengalaman tahun 1990, aliran lahar Gunung Kelud bisa meluber hingga mengenai pemukiman warga di sekitar Sungai Bendo. "Kayaknya nggak mampu menampung Mas. Yang ini saja masih begitu banyak, kalau benar-benar meletus pasti kayak tahun 1990 dulu, meluber sampai ke rumah warga," kata Sudarwanto, pekerja tambang lainya yang juga warga asli Desa Jarak. Di sekitar Sungai Bendo sedikitnya bermukim ratusan jiwa yang merupakan warga 2 desa yakni, Jarak dan Plosokidul. Untuk menghadapi letusan Gunung Kelud, hingga saat ini telah disiapkan 17 kantung lahar yang berada di 7 aliran sungai di Kediri dan Blitar. Namun, hingga pertengahan September lalu, pengerjaan kantung lahar secara keseluruhan baru rampung 70%. (gik/gik)
Berita Terkait