H-7, Pemudik di Stasiun Banyuwangi Masih Normal
Sabtu, 06 Okt 2007 11:25 WIB
Banyuwangi - Menjelang lebaran, Stasiun Banyuwangi Baru pada H-7 masih normal. Meski belum terlihat ada lonjakan tajam, namun para pemudik yang menggunakan jasa kereta api sudah mulai terlihat.Rata-rata penumpang ini adalah warga pendatang yang bekerja di Banyuwangi. Maupun yang bekerja di Bali dan mudik ke tempat asalnya."Saat ini trend mudik dengan naik sepeda motor sudah banyak dilakukan para pemudik dari Bali dan sekitarnya. Biasanya H-7 stasiun sudah penuh pemudik, saat ini mereka lebih suka naik motor," kata Kepala Stasiun Banyuwangi Baru, Burhanudin Sulthon kepada detiksurabaya.com, Sabtu (6/10/2007).Meski saat ini, kata dia, pemudik lebih suka naik motor, namun tiket eksekutif maupun bisnis jurusan Banyuwangi-Surabaya mulai H+1 hingga H+7 sudah habis dipesan.Dia menambahkan, tuslah untuk kereta api sudah mulai diberlakukan mulai H-7 hingga H+7. Untuk kelas bisnis KA Mutiara Timur yang semula Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu. Untuk kelas eksekutif Banyuwangi-Surabaya dari 55 ribu menjadi Rp 70 ribuSalah satu satu pemudik yang memilih mudik dengan menggunakan jasa kereta api, Farida mengaku sengaja mudik ke Surabaya lebih awal bersama kedua anaknya. Sedangkan sang suami yang bekerja di Denpasar-Bali berencana pulang pada H-1."Karena saya berangkat dengan dua anak tanpa suami, saya lebih baik mencari amannya dengan naik kereta. Sedangkan suami pulang pada H-1," katanya.
(fat/fat)











































