Warga Bantaran Sungai Wajib Waspadai Lahar Kelud

Warga Bantaran Sungai Wajib Waspadai Lahar Kelud

- detikNews
Sabtu, 06 Okt 2007 09:16 WIB
Blitar - Pemkot Blitar mengeluarakan himbauan pada warga Blitar yang tinggal di daerah bantaran kali untuk menghindar. Himbauan ini diperlakukan untuk mengatisipasi kemungkinan aliran lahar imbas letusan Gunung Kelud.Sebab, Kota Blitar masuk kategori daerah penampungan lahar dengan menjadi titik terakhir pemberhentian aliran lahar. "Jika Gunung Kelud meletus maka yang menjadi prioritas Pemkot Blitar untuk evakuasi adalah warga yang tinggal dibantaran sungai," kata Wakil Walikota Blitar Endro Hermono kepada wartawan, Sabtu (6/10/2007). Menurutnya berdasarkan pengalaman letusan tahun 1966 kota Blitar masuk daerah yang paling parah terkena dampak aliran lahar dari Gunung Kelud. Untuk itu warga yang tinggal di sekitar aliran lahar agar menghindar dari sungai untuk sementara waktu sampai status gunung kembali normal. Sedangkan jumlah warga yang tinggal di bantaran sungai lahar mencapai ratusan kepala keluarga yang tersebar di 2 kecamatan antara lain Kecamatan Kepanjen Kidul dan Sukorejo. Perubahan topografi sungai juga dikhatirkan menjadi pemicu kemungkinan aliranlahar tidak berjalan sesuai dengan arahnya. Sebab saat ini banyak pemukimanpenduduk yang tinggal didaerah sungai membangun bangunan yang sifatnya permanen.Hal ini menyebabkan penyempitan pada daerah aliran sungai yang semestinya menjadi daerah aliran lahar. Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Bagian Humas Kota Blitar, Made Sukawardika, kemungkinan kota Blitar akan menjadi daerah pemberhentian aliran lahar. Sebab berdasarkan pemetaan yang dilakukan tim penganggulan bencana kota Blitar aliran lahar akan melalui beberapa sungai. Sungai yang memiliki potensi terkena aliran lahar diantaranya mulai dari Ngadirejo, Bendo, Sangut, Kauman, dan Kelurahan Blitar. Seluruh aliran sungai ini membelah kota Blitar sehingga kemungkinan jika terjadi luapan lahar maka akan sangat membahayakan warga kota Blitar. "Seluruhsungai tersebut melintas di kota Blitar jika nantinya kelud meletus dan memuntahkan lahar maka kemungkinan akan terjadi luapan lahar yang mengancam warga," tandasnya. (gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait