Lagi Patroli Sahur, Dua Bocah Digampar Pakai Batu
Jumat, 05 Okt 2007 15:06 WIB
Situbondo - Malang nian nasib yang menimpa Dimas (10) dan Fausen Rian Efendi (10). Kedua bocah warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jatim, ini wajahnya babak belur dihantam batu merah saat berpatroli untuk membangunkan warga santap sahur.Tragisnya, pelaku pemukulan terhadap kedua bocah yang masih tercatat sebagai siswa kelas V SDN Kilensari tersebut adalah Alan (45), warga setempat yang juga seorang guru sekolah dasar.Akibat penganiayaan yang menyebabkan wajah kedua bocah itu luka lebam, Jumat (5/9/2007), Suprapti (42), ibu kandung Dimas, melaporkan ulah Alan ke Mapolsek Panarukan. Didampingi belasan warga tetangga korban, Suprapti mengaku tidak terima atas perlakukan Alan terhadap anaknya itu.Diungkapkan Suprapti, kejadian penganiayaan tersebut berawal ketika Dimas, bersama sejumlah rekannya berkeliling kampung melakukan patrol membangunkan warga untuk bersantap sahur. Namun entah setan apa yang menghinggapi kedua bocah itu, saat melintas di depan rumah Alan mereka menyambar ikan cupang piaraan yang ditempatkan di teras depan rumah Alan. Perilaku bocah itu nampaknya sudah tercium Alan, yang langsung mengejar dan mengahantam kedua bocah malang itu dengan baru merah."Selesai menggampar kami dengan batu merah ke bagian wajah, Pak Alan mengancam agar kejadian ini jangan dilaporkan kepada orangtua kami. Kalau dilaporkan, kami diancam tidak naik kelas," ucap Dimas saat melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Panarukan.Sebetulnya kejadian itu sudah reda karena masalahnya telah diselesaikan secara damai. Yakni, kedua orangtua bocah tersebut telah mengganti rugi ikan cupang yang dicuri dengan uang sebesar Rp 40 ribu."Namun saat itu saya tidak tahu kalau wajah anak saya mengalami luka lebam dan lecet akibat perlakukan Pak Alan. Makanya kami melaporkan prilaku penganiaayan pak guru itu," sergah Suprapti.Kapolsek Panarukan, AKP Watiyo SH membenarkan laporan penganiayaan yang dilakukan oknum guru tersebut. Menurutnya, sebelumnya Alan telah melaporkan tentang kejadian pencurian ikan piaraannya dan telah diselesaikan secara damai.
(mar/mar)











































