Warga di Lereng Gunung Kelud Masih Beraktivitas

Warga di Lereng Gunung Kelud Masih Beraktivitas

- detikNews
Jumat, 05 Okt 2007 12:05 WIB
Kediri - Gunung Kelud hingga memasuki hari ke-7 masih berstatus siaga. Namun sebagian masyarakat yang tinggal di sekitar gunung itu belum beranjak untuk meninggalkan tempat tinggalnya.Berdasarkan pengamatan detiksurabaya.com, Jum'at (5/10/2007) sebagian besar warga masih tetap melakukan aktivitasnya, termasuk mencari rumput di lereng gunung seperti biasa. Salah satunya di Desa Sanding, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri warga masih tampak melakukan aktivitas seperti biasanya. Supadi (38), masih tampak mencari pakan ternak di lereng gunung seperti hari-hari biasanya sebelum status siaga diberlakukan. "Kalau tidak cari pakan, terus persediaan makanan ternak kami siapa yang mencarikan," kata Supadi saat ditemui di rumahnya sepulang dari mencari pakan ternak di lereng Gunung Kelud. Terkait larangan beraktivitas di radius 5 Km dari danau kawah, Supadi mengaku sebagian besar warga telah mematuhinya. Warga selama ini mencari rumput dengan tidak memasuki daerah larangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologoi (PVMBG) tersebut. "Sebagian masih ada yang nekad, tapi nggak banyak dan tak sampai ke danau kawah. Paling-paling sampai jarak 3 Km. Tapi sebagian besar sudah nggak berani lagi naik melampaui jarak yang ditentukan," ceritanya. Ketika ditanya apakah akan mengungsikan hewan ternak miliknya jika Gunung Kelud benar-benar meletus, Supadi mengaku tidak akan melakukan hal tersebut. Hal ini dilakukan, karena sebagian besar kaum pria masih berjaga di rumah. Mengenai persediaan pakan ternak apabila Gunung Kelud meletus, Supadi mengatakan segala jenis pakan yang ada akan diberikan, karena memang kondisi yang tak memungkinkan mencari pakan ternak lagi. "Termasuk nanti pelepah pisang juga terpaksa kami berikan," kata Supadi. Sementara itu warga yang tinggal di Dusun Mulyorejo, Desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar malah melakukan hal yang berbeda dengan warga di Desa Sanding. Sebagian besar warga bahkan sudah ada yang mulai menimbun persiapan logistik sebagai persiapan memenuhi kebutuhan keluarganya apabila Gunung Kelud benar-benar meletus. "Ya kami mulai menyimpan beras, mie instan, minyak tanah, dan yang lainya. Cuman jaga-jaga saja," kata Sujanah (42), salah satu warga yang mengaku sudah mulai menyimpan logistik. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait