Waria dan Satpam Kejar-kejaran di Swalayan Hardys

Waria dan Satpam Kejar-kejaran di Swalayan Hardys

- detikNews
Rabu, 03 Okt 2007 16:51 WIB
Jember - Niat Rini alias Purnomo (25), seorang waria untuk berlebaran dengan mengenakan baju baru, pupus sudah. Bahkan, rencana berlebaran sambil bersilaturrahmi ke rumah sanak keluarga dan tetanggapun, tampaknya harus dikubur jauh-jauh. Warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung itu, tampaknya bakal menikmati Lebaran di balik jeruji besi, setelah kepergok 'mengutil' di Swalayan Hardys, Jember, Rabu (3/10/07). Pelaku yang sempat kabur, dengan membawa sebuah celana panjang merek terkenal itu, nyaris babak-belur dihajar massa, sebelum akhirnya tertangkap di depan Pos Polisi Lalu Lintas, oleh personel Satuan Pengamanan (Satpam) swalayan itu. Seorang Satpam Hardys, Andri K, menerangkan, awalnya, ia telah curiga dengan gerak-gerik pelaku. "Celingukan saat menuruni tangga berjalan (eskalator). Dia tampak gelisah, ia berusaha mencari teman untuk turun, sambil menutupi perutnya, yang menggembung," kata Andri. Kecurigaan Andy semakin kuat, ketika alarm sensor berbunyi. Saat itu Purnomo bersama dua pengunjung lain, melewatinya. Merasa aksinya terbongkar, pelaku pun segera kabur ke arah barat. Bekerja sama dengan aparat kepolisian dan sejumlah masyarakat yang berada di sekitar lokasi, pelaku akhirnya tertangkap sehingga tak sempat merasakan bogem mentah massa. "Dia ternyata membawa sebuah celana panjang seharga Rp 180 ribu, yang disembunyikan di perutnya," kata Andri.Kepada sejumlah wartawan, Purnomo mengaku, terpaksa mencuri, karena sangat ingin mengenakan baju baru, saat Lebaran nanti. Untuk membelinya, Purnomo merasa tidak mampu, karena pekerjaannya sebagai pencari rumput. (mar/mar)
Berita Terkait