Titik Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Jember
Selasa, 02 Okt 2007 16:04 WIB
Jember - Para pengemudi kendaraan bermotor diharapkan berhati-hati di beberapa titik rawan tanah longsor, pohon tumbang dan banjir di Kabupaten Jember. Jajaran Polres Jember mengidentifikasikan terdapat beberapa titik rawan tersebut yakni, rawan banjir di Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari, Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah, Desa Gumukmas kecamatan Gumukmas dan Desa Kencong Kecamatan Kencong.Sementara itu daerah rawan pohon tumbang ada di jalan raya jurusan Jember-Banyuwangi di Desa Garahan Kecamatan Silo, begitu juga dengan daerah rawan longsor. "Di kawasan gunung Gumitir tepatnya. Daerah itu rawan pohon tumbang dan tanah longsor karena kawasan hutan dan banyak pohon yang sudah berumur puluhan tahun di sekitar jalan raya," kata Kepala Bagian Operasional Polres Jember, Kompol Teduh TSW.Kawasan pinggir jalan raya juga rawan tanah longsor karena ada beberapa titik yang tanahnya tidak ditopang pohon besar yang menyerap air hujan."Pada saat musim mudik dan balik, mungkin sudah turun hujan. Kita antisipasi kawasan tersebut dengan menyediakan alat berat, hingga jika terjadi pohon tumbang atau tanah longsor akan segera kita atasi," lanjutnya.Karena jalan gunung berkelok-kelok dan gelap pada malam hari, Teduh mengimbau para pengendara untuk berhati-hati. "JIka capek berhenti dan beristirahat, sebelum masuk kawasan itu ada pos yang kita dirikan," katanya.Selain daerah Garahan, kawasan yang patut diwaspadai rawan terjadi kecelakaan lalulintas adalah jalan raya jurusan Jember-Surabaya di Desa Petung Kecamatan Bangsalsari, tepatnya di kilometer 18."Anatomi jalan lebar, lurus dan licin serta sering tergenang air saat hujan, penerangan jalan kurang dan banyaknya persimpangan karena kawasan padat rumah penduduk. Jadi pengemudi juga harus berhati-hati," tegas Teduh.
(mar/mar)











































