DetikNews
Selasa 02 Oktober 2007, 12:25 WIB

Buka Puasa Pakai Daging Kuda, Siapa Takut?

- detikNews
Madiun - Tempatnya sangat sederhana, namun pembelinya berjubel. Itulah depot Barokah milik Ny Inna Diah (45), di Mangun Siman, Ponorogo, Jawa Timur, yang sudah 6 bulan ini menyediakan daging kuda yang masih berumur muda.Daging kuda itu dibuat sate, gulai, rica-rica dan dendeng. Pembelinya pun tidak hanya dari Madiun saja, tapi juga dari Magetan, Ngawi, Nganjuk, bahkan Solo.Sejak membuka depotnya di Perumnas II, Jalan Sasono Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pembelinya pun tidak hanya dari kalangan kaum adam, tapi juga kaum hawa baik tua maupun muda.Untuk harga sate kuda per 10 tusuk Rp 10 ribu, gulai per porsi Rp 4.500, rica-rica Rp 3 ribu dan 1 buah otak kuda dijual hanya Rp 20 ribu. Depot itu, mulai buka pukul 07.30 WIB hingga 21.00 WIB.Bagi anda yang ingin berbuka puasa dengan menu daging kuda, harus datang lebih awal. Karena, menjelang berbuka puasa biasanya sudah antri pembeli baik untuk di makan ditempat maupun dibungkus untuk dibawa pulang.Percaya atau tidak, daging kuda muda juga dipercaya mampu untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Misalkan penyakit kulit, darah tinggi, asma, asam urat, diabetes serta meningkatkan vitalitas.\\\"Daging kuda yang masih muda ini, memang cocok bila dikonsumsi bagi orang yang mengidap berbagai penyakit. Sebeb, daging ini tidak mengadung kolesterol,\\\" tutur Ny Inna Diah, kepada detiksurabaya.com<\/B>, di sela-sela meracik bumbu sate dan gulai.Bahkan dari seratnya, kata dia, lain dari daging sapi atau kerbau pada umumnya. Daging kuda memiliki serat besar dan lemaknya tidak kebanyakkan mengumpal pada bagian dada atau paha.\\\"Tapi, lemak penggumpal di bagian perut. Untuk sate, kami memakai dari bagian paha kaki depan dan belakang. Sedangkan selain daging itu, kami menggunakan untuk gulai atau rica-rica,\\\" ujarnya.Ia mengatakan, daging terpedo (alat kelamin kuda) tersebut tidak hanya disate tapi juga bisa dimasak bumbu rendang. Bagi pasangan suami istri yang kurang harmonis diranjang, keduanya bisa mengonsumsi menu tersebut.Menurutnya, satu ekor kuda untuk persediaan 2 hari. Kuda muda itu, diperoleh dari peternakan di Magelang, Kebumen dan Ambarawa. Sekali belanja, sebanyak 5 ekor dengan harga per kuda Rp 4-6 juta.\\\"Untuk menikmati daging kuda, memang pertama agak mual dan rasa gimana..? Tapi, kalau sudah sering ya biasa saja,\\\" terangnya.Agus (30), warga Taman Asri, Kota Madiun mengaku, kesukaan daging kuda adalah bagian terpedonya. Begitu juga, istrinya bila dibawakan sate atau gulai terpedo sangat menyukainya.


(mar/mar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed