Jelang Lebaran
Pesanan Emas di Pasuruan Meningkat
Selasa, 02 Okt 2007 08:20 WIB
Pasuruan - Tidak hanya perajin busana muslim atau peralatan ibadah lainnya yang memiliki berkah di bulan Ramadan. Namun, perajin emas di Pasuruan juga menuai berkahnya.Bulan Ramadan menjadi bulan yang paling ditunggu oleh Mohamad Soleh, seorang perajin emas di desa Gempeng Kecamatan Bangil Pasuruan. Sebab, di bulan Ramadan ini dirinya mendapat kesempatan dan meraup keuntungan lebih."Emas, perhiasan emas biasanya di pesanan konsumen untuk melengkapi penampilannya saat lebaran nanti," katanya saat berada di rumahnya, Senin (1/10/2007).Dengan peralatan yang masih tradisional, Mohamad Soleh dibantu dengan 20 orang karyawannya mencoba bertahan ditengah keterpurukan sejumlah perajin emas di daerahnya.Berbagai model perhiasan emas, mulai dari gelang, cincin, anting dan kalung saat ini banyak dipesan para konsumen tidak saja lokal. Tapi juga konsumen dari beberapa negara tetangga.Meski demikian, menurut Mohamad Soleh dirinya tidak mampu memaksimalkan keuntungan. Sebab, harga bahan baku saat ini mengalami kenaikan."Kita tidak bisa memaksimalkan keuntungan. Sebab, harga bahan baku saat ini mengalami kenaikan," jelasnya.Sementara itu, berbagai bentuk dan model perhiasan emas-nya dijual mulai harga Rp 145 ribu pergram dengan kadar emas 70 persen. Sedangkan perhiasan yang berkadar emas hanya 30 persen dijual dengan harga Rp 65 ribu pergramnya.
(fat/fat)











































