Jelang Lebaran, Pesanan Sambel Pecel ke Belanda Laris

Jelang Lebaran, Pesanan Sambel Pecel ke Belanda Laris

- detikNews
Minggu, 30 Sep 2007 11:29 WIB
Surabaya - Sejak memasuki bulan suci Ramadan, pesanan sambel pecel 'cap jeruk purut' khas Madiun terus mengalami peningkatan hingga 60 persen. Begitu juga pesanan sambel pecel ini ke Negeri Kincir Angin, Belanda. Pada hari sebelumnya, produksi sambel pecel hanya 1,5 kwintal per hari. Namun, hingga memasuki Lebaran mencapai 3-4 kwintal per hari.Selain itu, juga ditambah pesanan sambel pecel dari Belanda yang mencapai 1-2 ton per bulan untuk dijual lagi di sana. Selain pelanggan dari Belanda, juga dari Jakarta, Bandung, Cirebon, Jogyakarta, Semarang, Surabaya bahkan hingga ke Medan. "Sebelum puasa memang, pesanan sudah mulai mengalir. Ini juga ditambah pesanan rutip tiap bulan dari Belanda yang mencapai 1-2 ton sambel pecel buatan sini," kata Ny Istiana (48), pengusaha industri sambel pecel khas Madiun 'cap jeruk purut' kepada detiksurabaya.com, Minggu (30/9/2007).Menurutnya, sambel pecel hasil produksinya disukai selain rasa khasnya yang pedas juga pekat rasa jeruk purutnya. Maka dari itu, warga negera Indonesia (WNI) di Belanda bila berpergian di sejumlah swalayah sering menyempatkan diri untuk membeli sambel pecel khas Madiun produksi cap jeruk purut ini.Tidak hanya dari WNI saja, masyarakat di Belanda juga tidak tanggung-tanggung membuka toko khusus penjualan sambel pecel khas Madiun produksi cap jeruk purut Madiun tersebut."Pengusaha swalayan maupun perorangan dari Belanda biasanya belanja sambel pecel khas Madiun produksi kami, setiap bulan mencapai 1-2 ton," jelasnya, ramah.Kata Istiana, sambel pecel hasil produksinya sejak memasuki bulan suci Ramadan tahun ini, para pedagang lokal khususnya dari dalam kota maupun luar Madiun berspekulasi segera memasannya dari 50 kilogram hingga 1 ton."Ini untuk persediaan hari raya idul fitri. Mengingat, penjualan mereka kebanyakan diserbu pelanggannya masing-masing," paparnya.Ia mengataka, bahan baku untuk sambel pecel cap jeruk purut yakni kacang tanah, sabe rawi, cabe besar, gula putih, gula merah dan jeruk purut.Setelah diproduksi, sambel pecel tersebut lalu dikemas menjadi ukuran seperempat hingga setengah kilogram. Kemasan 2,5 ons dijual Rp 5000 dan 5 ons Rp 11 ribu. "Rasa sambel pecel cap jeruk purut, rasanya tidak sama dengan sambel pecel pada umumnya. Bahkan resepnya, sudah turun temurun dari orangtuanya yang sejak tahun 1971 sudah membuka industri sambel pecel khas Madiun ini," tuturnya. (mar/mar)
Berita Terkait