Warga Akan Diungsikan Jika Status Kelud Sudah Awas
Minggu, 30 Sep 2007 09:40 WIB
Kediri -
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap meminta wargatetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya, meskipun saat ini Gunung Kelud sudah berstatus siaga. Namun, PVMBG juga meminta warga meningkatkan kewaspadaanya, untuk setiap saat mengungsi apabila terjadi letusan. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala PVMBG, Surono, melalui suratnya yang diterima Pos Pantau Margomulyo pada sabtu (29/9/2007)."Masyarakat di sekitar Gunung Kelud diminta tenang, dan tidak terpancing isu-isuyang tidak jelas sumbernya," kata Surono dalam suratnya yang juga ditembuskankepada beberapa pejabat di pusat maupun daerah seperti yang diterima detiksurabaya.com, Minggu (30/9/2007). Namun demikian Surono juga meminta warga meningkatkan kewaspadaanya, apabilasewaktu-waktu Gunung Kelud meletus. Untuk warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) I, diminta agar siap siaga mengikuti petunjuk dari Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Sat Lak PB) apabila setiap saat evakuasi berlangsung.Permintaan kantor pusat PVMBG pada warga di KRB I untuk terus siap siaga, dianggap wajar oleh Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud, Umar Rosadi. Umar mengungkapkan hal tersebut, karena satu tingkat lagi, warga sudah harusdiungsikan. "Sekarang status siaga (level III), maka pada status awas (level IV)warga sudah harus diungsikan," kata Umar Rosadi, Minggu (30/9/2007). Untuk warga yang tinggal di KRB II dan III, diminta untuk menyiapkan penutup tempat penimbunan air. Hal ini perlu dilakukan, agar apabila setiap saat Kelud meletus, tandonan air milik warga tidak tercemar abu dari letusan Gunung Kelud. "Warga di KRB II dan III mungkin hanya perlu menyiapkan penutup penimbunan air,"lanjut Surono.
(gik/gik)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































