Takut Gunung Kelud Meletus, Ribuan Warga Tahajud
Jumat, 28 Sep 2007 12:48 WIB
Kediri -
Terus meningkatnya aktivitas vulkanik di Gunung Kelud, membuat pihak khawatir. Tak terkecuali Pemkab Kediri. Maka pada Jumat (28/9/2007) dinihari digelar salat tahajud berjamaah bersama seluruh warga.Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Ngancar dan bertujuan memohon kepada Allah SWT, agar mereka dapat dihindarkan dari bencana letusan Gunung Kelud. Kegiatan tahajud berjamaah tersebut dimulai pada pukul 02.00 WIB dan berakhir pada pukul 03.15 WIB, bertempat di areal penjemuran cengkeh Perusahaan daerah (PD) Perkebunan Margomulyo, yang berada di Desa Sigihwaras, Kecamatan Ngancar. Hampir seluruh muspida Kabupaten Kediri hadir dan menyatu dengan ribuan warga dari Kecamatan Ngancar. Selain itu, perwakilan dari 23 kecamatan lain di Kabupaten Kediri juga tampak hadir. "Total keseluruhan mencapai 2000 orang," kata Sigit Raharjo, Kepala Bagian Humas Pemkab Kediri, Jumat (28/09/07). "Kita hanya berusaha memohon kepada Alloh SWT, agar jika nantinya Gunung Kelud benar-benar meletyus, dampaknya tidak sampai parah. Syukur-syukur kalau tidak jadi meletus," jelas Sigit. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya melakukan salat tahajud saja, namun juga melaksanakan sholat sunah taubat, tasbih, hajat, dan witir. Begitu acara selesai, warga melakukan doa bersama, dan diakhiri dengan makan sahur bersama. Seusai tahajud bersama Bupati Kediri Sutrisno melakukan sidak ke Pos Pantau Margomulyo secara tertutup. Bupati didampingi jajaran muspida dan ditemui oleh Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud, Umar Rosadi. "Saya dapat rekomendasi dari Tim Vulkanologi, agar lebih memperhatikan proses evakuasi terhadap warga, mengenai kondisi teknis aktivitas Gunung Kelud, biar tim yang menanganinya. Makanya saya juga memerintahkan kepada kesbanglinmas agar secepatnya mendirikan posko," kata Sutrisno.
(mar/mar)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































