Rakyat Jember Dapat Subsidi Minyak Goreng
Rabu, 26 Sep 2007 17:54 WIB
Jember - Harga minyak goreng (migor) di Jember akan disubsidi. Subsidi itu diperuntukkan bagi warga miskin dan hanya dijual di pasar murah yang akan digelar Pemkab Jember 7-10 hari menjelang Lebaran nanti. Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Pemkab Jember, Hariyanto, subsidi tersebut sebesar Rp 2.500 per liter. "Total subsidi untuk Migor di Kabupaten Jember adalah Rp 50.380 liter. Sehingga kalau ada subsidi itu harga minyak goreng perliternya hanya Rp 6.500," kata Hariyanto, Rabu (25/9/2007).Saat ini harga migor di pasaran mencapai Rp 9.000 per liter. Namun Hariyanto menambahkan jika migor bersubsidi hanya akan dijual di pasar murah yang digelar Pemkab Jember. Pasar murah itu digelar sejak H-10 hingga H-7 lebaran untuk mengantisipasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Pasar murah itu akan digelar di 10 kecamatan yang masyarakatnya sebagian besar tergolong tidak mampu antara lain Sumberjambe, Sukowono, Ledokombo, Silo, Mayang, Sumberbaru, Jelbuk dan Arjasa. Setiap konsumen migor bisa membeli setiap kemasan yang berisi 2 liter. "Pasar murah itu tidak hanya minyak goreng tetapi juga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula dan telur. untuk sembako harganya dipatok harga distributor, jadi lebih murah," lanjutnya.Khusus untuk pembeli migor, tiap camat di kecamatan yang ditempati pasar murah tersebut harus mendata warganya yang tergolong miskin. "Itu akan kita rapatkan segera untuk menentukan siapa warga miskin yang layak mendapat migor bersubsidi, agar tidak salah sasaran," tegas Hariyanto. Hariyanto tidak ingin pengalaman tahun lalu, yakni para tengkulak memborong barang di pasar murah, terjadi lagi.
(mar/mar)











































