Harga Gula Lokal Merambat Naik

Harga Gula Lokal Merambat Naik

- detikNews
Rabu, 26 Sep 2007 14:59 WIB
Surabaya - Harga gula lokal sudah bergerak naik. Hal itu terlihat dalam tender 11.170 ton gula hasil giling 2007 di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI Surabaya.Dalam tender yang terdiri dari 9.170 ton gula milik petani dan 2.000 ton milik PTPN XI sendiri terbentuk harga Rp 5.201,68 per kilogram untuk produksi pabrik gula (PG) wilayah Pasuruan ke timur. Sedangkan harga untuk PG-PG wilayah Madiun dan sekitarnya Rp 5.261,68. PT Agro Tani Nusantara asal Surabaya keluar sebagai pemenang tender menyisihkan 25 dari 30 perusahaan yang diundang. Dengan demikian, terdapat kenaikan sangat tipis dibanding tender 19 September 2007 yang mencapai Rp 5.069,00 - Rp 5.094,00."Salah satu penyebab naiknya harga gula lokal adalah eskalasi harga gula dunia sebagai dampak liarnya harga minyak bumi yang sudah di atas US$ 80 per barel. Akibatnya, biaya pabrik naik pula, apalagi bagi PG-PG yang masih menggunakannya untuk bahan bakar minyak," kata Wakil Sekjen Ikatan Ahli Gula Indonesia (Ikagi) Adig Suwandi dalam rilisnya, Rabu (25/9/2007).Dia menambahkan, beberapa negara produsen gula utama dunia dan sebagian PG di Indonesia memang sudah mulai beralih bahan bakar dari minyak ke ampas (bagasse) tebu, tetapi secara umum bahan bakar minyak masih memegang peranan penting.Selain itu, pada kondisi harga minyak bumi naik, negara-negara produsen gula yang tidak mempunyai minyak cukup seperti Brasil lebih tertarik untuk memproduksi bioetanol, baik dari tetes maupun tebu secara langsung. Tidak mengherankan jika kenaikan harga minyak bumi berimplikasi terhadap berkurangnya stok gula dunia hingga akhirnya mendorong terkereknya harga. Dengan kata lain, kenaikan harga minyak akan mengubah peta gula dunia secara frontal, baik karena biaya olah maupun biaya pengapalan yang ditimbulkan.Meski demikian, kenaikan harga tender gula lokal dipastikan tidak akan memberatkan konsumen, khususnya kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah dan industri makanan atau minuman pengguna gula dari usaha mikro dan kecil.Kenaikan masih dalam batas-batas kewajaran, apalagi sekarang masih berlangsung giling, sementara hasil giling diperkirakan cukup untuk memasok kebutuhan hingga April 2008. (fat/mar)
Berita Terkait