Tuntut Status, Karyawan Golden Oaks Serbu Disnaker
Senin, 24 Sep 2007 12:07 WIB
Gresik -
Sekitar 120 karyawan PT Golden Oaks menyerbu kantor Dinas Tenaga Kerja di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo Gresik. Mereka mendatangi Disnaker untuk meminta kejelasan status mereka, sesuai kesepakatan bersama para pihak karyawan, DPRD dan pengusaha pada pertemuan 1 minggu yang lalu di DPRD Gresik."Kami ingin kesepakatan tentang kejelasan status kami yakni, tidak ada intimidasi, proses PHK dengan ketentuan pemerintah dan menggaji karyawan tepat waktu," kata Ainur Rofiq, humas aksi unjuk rasa kepada detiksurabaya.com, saat berada di lokasi, Senin (24/9/2007).Selama dua bulan ini, kata Rofiq, para karyawan PT Golden Oaks hanya dibayar separuh dari gaji yakni Rp 700 ribu menjadi Rp 350 ribu, uang lembur tidak diberikan. Bahkan tanggal 14 September 2007 lalu, para karyawan diintimidasi."Misalnya, disarankan untuk mengundurkan diri atau membayar klaim. Kalau karyawan memilih mengundurkan mereka tidak diberi pesangon. Bahkan setahuhn terakhir, gaji kita diberikan tidak tepat waktu," tambahnya.Pendemo mengancam menduduki kantor Disnaker, bila tuntutan para karyawan tidak dipenuhi. Mereka juga melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan 2 orang buruh yang mencoba menuntut perusahaan, tapi oleh perusahaan malah diintimidasi dan dianiaya.Para pendemo tersebut membawa spanduk dan poster yang isinya bermacam-macam. Salah satunya, 'Berikan Hak Normatif Bagi Buruh PT Golden Oaks', 'Roni Wijaya Neraka Menunggumu', 'Kontainer Kosong=Kamar Kosong'.Saat ini, 6 perwakilan dari karyawan diajak berdialog dengan Kadisnaker, Agus Mulyono. Nama-nama perwakilan perusahaan yakni, Anjas, Arif, Wiwik, Andi, Sutris, dan Juwir.
(fat/bdh)










































