Sindikat Pencurian Mobil Digulung, 10 Tersangka Ditahan

Sindikat Pencurian Mobil Digulung, 10 Tersangka Ditahan

- detikNews
Senin, 24 Sep 2007 12:04 WIB
Blitar - Polisi membongkar sindikat pencurian mobil yang melibatkan 10 tersangka dan beroperasi di 22 lokasi. Polisi mengamankan 2 mobil curian yang masih dalam kondisi utuh, dan 20 bangkai mobil sisa dari pembongkaran.Terbongkarnya sindikat pencurian mobil ini bermula dari kecurigaan polisi pada sebuah bengkel di Desa Balapan, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar yang merupakan bengkel spesialis penjagal pembongkar mobil. Setelah dilakukan penyelidikan, mobil yang menjadi pasien di bengkel tersebut ternyata merupakan hasil pencurian. Dari bengkel tersebut berhasil diamankan 3 tersangka, yaitu Suryani dan Agus Suryanto, serta satu teknisi Mujiono."Kita mendapatkan perintah dari Kapolwil untuk menyelidiki maraknya pencurian mobil di awal tahunh 2007. Hasil penyelidikan, kami menemukan bengkel spesialis penjagal mobil ini, yang ternyata mengerjakan hasil curian," ungkap Kasubbag Reskrim Polwil Kediri, Kompol Gigih Swasana, Senin (24/9/2007).Dari terbongkarnya bengkel specialis penjagal mobil ini, pengembangan terhadap kasus ini berhasil menangkap 4 pelaku pencurian yang biasa menjual hasil curiannya di bengkel penjagal tersebut.4 Pelaku pencurian itu adalah Sukadi (30), Shobirin (48), keduanya warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. 2 Tersangka lainnya adalah Hanafi (33), warga Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dan Samsuri (38), warga Kecamatan Sarum, Kabupaten Malang. 3 Dari 4 tersangka utama pencurian terpaksa dilumpuhkan pada bagian kakinya, karena berusaha melawan saat akan dibekuk. Mereka adalah Sukadi, Shobirin, dan Hanafi. Keempat tersangka juga merupakan residivis dari berbagai kasus kejahatan, antara lain curanmor dan pembunuhan. Kepada petugas yang memeriksanya, Sukadi yang merupakan ketua komplotan pelaku utama mengaku, dalam sekali melakukan pencurian hanya memerlukan waktu tak lebih dari 5 menit, untuk melarikan mobil incaran. "Saya dan teman-teman selalu menggunakan kunci T, dan setiap kali beraksi tak lebih dari 5 menit," kata Sukadi.Sukadi juga mengaku komplotannya telah melakukan pencurian dengan lokasi berbeda-beda, antara lain di Malang, Kediri, Blitar, dan Jombang. Total komplotannya telah mencuri sebanyak 22 kali dalam kurun waktu 1,5 tahun. Dengan tertangkapnya pelaku pencurian, polisi selanjutnya membongkar jaringan penadah lain yang juga sering menerima hasil curian 4 pelaku utama. Mereka adalah Ali Ashar, Aris dan Sukir. Ketiganya warga Malang, yang juga memiliki bengkel spesialis penjagal mobil. (mar/mar)
Berita Terkait