Gunung Kelud 'Waspada', 5 Kantung Lahar Dibangun
Sabtu, 22 Sep 2007 10:59 WIB
Kediri - Persiapan terhadap bencana letusan Gunung Kelud terus dilakukan. PemerintahKabupaten (pemkab) Kediri saat ini berlomba dengan waktu dalam menyelesaikan proyek kantung lahar Gunung Kelud. Hingga kini pengerjaanya telah selesai 70%. Pengerjaan secara maraton terhadap pembangunan kantung baru sebagai penampung lahar ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan lahar yang tak tertampung oleh kantung lahar lama Gunung Kelud yang hingga hari ke sepuluh ini statusnya masih 'waspada'. Pimpinan Proyek Pengendalian Lahar Gunung Kelud (PPLGK), Mulyo Humani menyebutkan saat ini pihanya masih melakukan penyelesaian dari pengerjaan 5 titik baru sebagai kantung lahar. "Saat ini telah selesai 70% dan semoga sesuai dengan target selesai sebelum Gunung Kelud meletus," kata Mulyo Humani kepada detiksurabaya.com, Sabtu (22/9/2007).Lebih lanjut Mulyo menyebutkan saat ini telah ada 12 kantung lahar yang tersebar di 10 aliran sungai di sepanjang jalur aliran lahar Gunung Kelud, dengan kapasitas penampungan 21 juta meter kubik.Berdasarkan pengalaman pada letusan terakhir pada tahun 1990 yang lalu, masihmenurut Mulyo Humani, ada sedikitnya 60 juta meter kubik lahar dan material lainyang disemburkan oleh Gunung Kelud. Maka pembangunan kantung lahar baru ini memang sangat diperlukan. Posisi 5 kantung lahar baru ini berada di sepanjang aliran Sungai Lekso, diperbatasan Kediri-Blitar, dan memiliki daya tampung mencapai 3 juta meter kubiklahar. Selain melakukan pembangunan 5 titik kantung lahar baru, masih menurut Mulyo Humani, saat ini proyek yang dipimpinya juga telah melakukan perbaikan terhadap dam pengendali aliran lahar yang mampu mengontrol sebanyak 2,8 juta meter kubik lahar. Secara keseluruhan, Mulyo Humani berharap segala proyek dari pengendali lahar ini diharapkan dapat mengendalikan aliran lahar Gunung Kelud dengan tidak lepas kendali hingga mengenai pemukiman warga dan areal persawahan seperti pada letusan tahun 1990 silam. Jalur mudik masih amanDinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri menjamin jalanya evakuasiterhadap warga apabila Gunung Kelud benar-benar meletus, tidak akan menggangu jalur mudik lebaran 2007. Dishub mengaku telah memperhitungkanya secara matang. Jaminan ini diungkapkan oleh Kepala Dishub Kabupaten Kediri, Sudibyo Gatot Sunarko. Menurut dia, jalur evakuasi telah dipilihkan berbeda denganjalur mudik lebaran. "Tidak perlu khawatir terhadap terjadinya kemacetan yang ditimbulkan saat evakuasi, semua sudah diatur secara matang, termasuk menganai jumlah armada yang disigakan," kata Pak Dib, sapaan akrab Sudibyo Gatot Sunarko.
(gik/gik)











































