18 Ribu Orang Terancam Jika Gunung Kelud Meletus

18 Ribu Orang Terancam Jika Gunung Kelud Meletus

- detikNews
Kamis, 20 Sep 2007 20:07 WIB
Kediri - Jika Gunung Kelud meletus, dampaknya sulit dibayangkan. Di kaki gunung yang masuk wilayah Kediri Jawa Timur ini bermukim 18.204 jiwa yang tersebar di sejumlah desa. Maka otomatis pengungsian besar-besaran akan terjadi.Bagian Kesatuan Pembangunan dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas)Pemerintah Kabupaten Kediri mencatat jumlah penduduk tersebut tersebar di 6 Desa di 3 kecamatan."Itu hasil pendataan 3 minggu yang lalu," kata Kasi Perlindungan Masyarakat Bakesbanglinmas Dedi Sandriya kepada wartawan di kantornya, Kamis (20/9/2007). Dia merinci jumlah penduduk yang terancam dampak letusan Gunung Kelud adalah 5.837 jiwa di Kecamatan Ngancar, 6.668 jiwa di Puncu, dan 5.681 jiwa di Kecamatan Plosoklaten. Jumlah penduduk sekian banyak, masih menurut Dedi Sandriya dipekirakan akanmeningkat. hal tersebut tergantung dari daya letus Gunung Kelud. Apalagi beberapa kecamatan juga berlokasi tak jauh dari Gunung Kelud. "Seperti Kecamatan Wates dan Kepung memang tak berbatasan langsung, namun juga dimungkinkan bisa terkena dampak letusan," tambah Dedi. Sementara secara terpisah Camat Kepung, Kalib Untung Satrio mengakui jika wilayahnya juga sangat mungkin terkena dampak letusan Gunung Kelud. Selain berbatasan langsung dengan Kecamatan Puncu, menurut Kalib, wilayahnya menjadi salah satu aliran sungai lahar. "Di wilayah saya ada sungai aliran lahar, dan itu sangat mungkin mengakibatkan warga saya terkena dampak letusan," kata Kalib Untung Satrio. Magma di Ambang KerawananHingga Kamis petang, Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah berhasil mengetahui kedalaman dapur magma. Hasilnya, saat ini dapur magma berada di kedalaman 4,2 KM di bawah danau kawah, atau jauh diatas kondisi normal. Pemantauan yang selama ini dilakukan dengan menggunakan metode EDM dan GPSsebenarnya telah menunjukan posisi dapur magma. Namun hari ini, hasil pemantauandengan metode Lavelling menujukan hasil yang lebih meyakinkan, yaitu di kedalaman 4,2 KM dibawah danau kawah. "Saat ini kita telah berhasil memastikan posisi dapur magma, yaitu di kedalaman 4,2 Km di bawah danau kawah," kata Umar Rosadi, Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud. Umar menambahkan, posisi dapur magma saat ini berada pada posisi yang jauh di atas normal, saat Gunung Kelud berada dalam status aktif normal. "Dalam kondisi normal seharusnya berada di kedalaman 5 - 10 KM di bawah danau kawah," lanjut Umar Rosadi.Mengenai penyebab terus naiknya posisi dapur magma, Umar menyebut pengaruh kandungan gas dan temperatur yang meningkat sebagai penyebab utama. Selain itu, suplai magma dari dapur magma paling dalam yang terus meningkat, juga bisa menyebabkan posisi dapur magma terus naik. "Ada berbagai penyebab, salahsatunya suplai magma yang tinggi," katanya. Ketika ditanya mengenai kemungkinan perubahan status Gunung Kelud dai waspada kesiaga, Umar dengan tegas menolaknya. Alasanya, masih terlalu banyak hal yang harus dijadikan pedoman untuk menaikan status Gunung Kelud. "Tidak bisa kenaikan posisi dapur magma dijadikan pedoman perubahan status, sebab masih ada peruabahan warna danau kawah dan faktor kegempaan yang bisa dijadikan pedoman," kata Umar Rosadi. (gik/gik)
Berita Terkait