Dua Truk 'Duel' Seorang Tewas
Kamis, 20 Sep 2007 16:17 WIB
Bojonegoro - Kembali kecelakaan yang menelan korban terjadi. Seorang tewas dalam kecelakaan maut antara truk tanki semen dengan truk memuat material bangunan di Jalan Raya Ngemplak Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (20/9/2007)Akibatnya, Misdi, sopir truk material langsung tewas di tempat kejadian. Sedangkan Ngatemin, sopir truk tangki semen lukanya cukup serius dan dilarikan ke RSUD Sosodoro Jatikusumo Bojonegoro.Menurut Ghofur, warga Desa Gunung Sari Kecamatan Baureni sebagai saksi mata, awalnya truk meterial Nopol T 7830 NU yang dikemudikan Misdi, warga Desa BalungLor, Kecamatan Balung, Jember, melaju oleng dengan kecepatan tinggi. "Saya lihat truk material itu dari barat berjalan zig-zag sampai melanggar marka jalan,"jelasnya."Mendadak braakkk...!" tambah Ghofur, "Truk itu menghantam truk tanki di depannya". Sopir truk tanki pengangkut semen curah bernopol L 7086 RU itudiidentifikasi bernama Ngatemin, warga Desa Barun, Kecamatan Tegarun, Malang.Spontan kedua truk terpental hingga melesak ke pinggir jalan, bahkan nyaris terperosok ke selokan. Warga sekitar yang mendengar benturan keras itu langsung datang berbondong-bondong menolong korban. Tapi naas, Misdi langsung meregang nyawa dan tewas seketika dengan pendarahan di bagian kepala. Sebaliknya Ngatemin dan keneknya, Mustakim yang sama-sama luka berat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan darurat.Kecelakaan itu berdampak atas terganggunya arus lalu-lintas di jalan poros jurusan Bojonegoro-Surabaya dan sebaliknya. "Kedua kendaraan yang terlibat laka sudah kami amankandi Mapolres untuk kepentingan penyidikan," kata AKPHerry Sucahyo, Kasat Lantas Polres Bojonegoro pada detiksurabaya melalui telpon.Perkiraan sementara, Misdi, sopir truk material sedang dalam kondisi mengantuk sebelum akhirnya tidur selamanya. "Berdasar keterangan para saksi, didugaMisdi ngantuk. Buktinya, truk yang dikemudikannya sampai berjalan oleng," imbuhnya.Sementara ini Unit Laka-lantas Polres belum bisa melakukan penyidikan. Sebab awak truk tanki yaitu Ngatemin dan Mustakim masih dalam kondisi kritis."Tunggu sampai mereka sembuh baru kita minta keterangan," lanjut AKP Herry Sucahyo.
(gik/gik)











































