Tekan Angka Kejahatan Selama Ramadan, Gepeng Dirazia
Kamis, 20 Sep 2007 15:41 WIB
Malang -
Memperkecil tingkat kejahatan selama Ramadan dan Idul Fitri, puluhan gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan dirazia petugas gabungan Polisi Pamong Praja bersama Polresta Kota Malang. Razia dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (20/9/2007) di alun-alun Kota Malang, sejumlah perempatan jalan protokol, dan terminal bus Arjosari. Sedikitnya 20 orang gelandangan, pengemis, dan anak jalanan, diangkut petugas karena terjaring razia. Bahkan, petugas juga menangkap dua pelajar berseragam SMA yang kedapatan membolos di Alun-Alun Kota Malang. Petugas Kepolisian Resort Kota Malang, Inspektur Dua Susanto mengatakan raziadigelar untuk memperkecil tingkat kejahatan selama Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, kata dia, guna menciptakan kawasan tertib lalu lintas, dan menghindari terjadinya gangguan ketertiban umum. Razia, lanjutnya, dilakukan berdasarkan laporang dan keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan gepeng serta anak jalanan yang mengamen danmeminta-minta di perempatan jalan protokol."Mereka dirazia untuk dibina. Sebab, masyarakat merasa resah dan terganggu dengan keberadaan gepang di jalan-jalan protokol untuk meminta-minta dan mengamen," tegasnya.
(bdh/bdh)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































