Gas Sumur Sukowati Bocor, Warga Sesak Nafas
Rabu, 19 Sep 2007 09:50 WIB
Bojonegoro - Warga yang menjadi korban gas yang diduga bocor dari sumur minyak Sukowati JOB (Joint Operating Body) PetroChina di Desa Campurrejo Bojonegoro masih dirawat di RSUD Sosodoro Jatikusumo. Saat ini 7 korban masih terbaring lemah.Korban yang berasal dari Dukuh Plosolanang RT 18 Campurrejo ini jumlahnya mencapai 10 orang. Namun tiga lainnya sudah meninggalkan rumah sakit. Hingga Rabu (19/9/2007) pagi, ketujuh korban menjalani perawatan secara intensif danmereka masih diberi cairan infus. Di antara korban, Siti Juwariyah (30) terpaksa harus mendapat bantuan oksigen karena kondisinya masih susah bernafas dan lemah. Sementara korban lainnya adalah Masriah (47), Nuryanik (31), Sumini (55), Rina (48) dan Titik (47) serta Nabila yang masih berumur 1 tahun."Sejauh ini pasien masih menjalani perawatan," kata Humas RSUD Sosodoro, dr Thomas Djaya kepada detiksurabaya.com, Rabu (19/8/2007). Korban gas ini masuk ke rumah sakit Selasa (18/9/2007) siang. Sementara itu dari pantauan detiksurabaya.com, kondisi sekitar lingkungan sumur minyak Sukowati sudah tidak menimbulkan bau menyengat seperti yang dikeluhkan warga sebelumnya. Perlu diketahui, Selasa siang, warga yang tempat tinggalnya radius 200-300 meter dari sumur minyak Sukowati JOB PetroChina East Java merasa pusing dan mual-mual serta muntah setelah menghirup bau tak sedap yang diduga berasal dari kebocoran gas.Dan pagi ini terlihat operasi pengeboran tidak dilanjutkan lagi. Sementara pusat kebocoran sudah ditutup dengan campuran tanah liat dan semen. Selain itu kran pada bagian pipa sudah dibenahi. Dan bau menyengat sudah hilang.
(fat/gik)











































