Satpol PP Kejar PSK hingga di Kebun Tebu

Satpol PP Kejar PSK hingga di Kebun Tebu

- detikNews
Rabu, 19 Sep 2007 09:24 WIB
Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) menertiban tempat hiburan malam dan warung remang-remang yang diduga digunakan sebagai tempat mangkal Penjaja Seks Komersial (PSK) di Kota Kediri.Belasan PSK sempat berlari ke kebun tebu saat rombongan petugas secara mendadak menyergap, Rabu (19/9/2007) dinihari. Namun sayang, dari beberapa yang tertangkap, tak satu pun diberikan tindakan tegas. Penertiban tersebut dilakukan dibeberapa tempat hiburan malam di Kota Kediri, antara lain Cafe dan Rumah makan Pondok Bambu, Cafe In, serta Cafe dan Karaoke Marino. Semenetara untuk warung remang-remnag yang menjadi sasaran penertiban berada didepan PG Pesantren Baru, di seputar tempat wisata Gunung Klotok, di seputar water tower PDAM, dan di bantaran Sungai Brantas. Kejadian unik terjadi saat petugas menyergap warung remang-remang di depan PGPesantren Baru. Belasan PSK yang mangkal spontan berlarian menuju kebun tebu yang ada di belakang warung, begitu mengetahui kedatangan petugas. Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan PSK. Namun sulitnya lokasi pelarian PSK, petugas hanya dapat menemukan 3 PSK yang sedang bertiarap di sungai yang dipenuhi alang-alang. Ketika diseret untuk kembali naik dan diamankan, salah satu PSK bahkan ada yangpingsan. Hal ini semakin merepotkan petugas untuk mengevakuasi PSK tersebut darisungai. Ketika didata, PSK yang tertangkap bernama Naning, dari malang, Nanik dariPlosoklaten, dan Dwi dari Pare. Mereka mengaku terpaksa beroperasi di bulan puasa karena terdesak kebutuhan lebaran. "Ya ini berat-beratnya memenuhi kebutuhan anak saya Pak. Saya jangan ditangkap,"kata Nanik sambil menangis sesenggukan. Kejadian serupa juga sempat terjadi di bantaran sungai brantas dan di sekitar water tower PDAM. Namun sayang dari beberapa PSK yang ditangkap dari berbagai warung remang-remang tadi, tak satupun yang diberikan tindakan tegas. (gik/gik)
Berita Terkait