Posisi Magma Gunung Kelud Berada di Lapisan Terdangkal

Posisi Magma Gunung Kelud Berada di Lapisan Terdangkal

- detikNews
Minggu, 16 Sep 2007 16:15 WIB
Kediri - Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang hingga kini melakukan pemantauan intensif terhadap peningkatan aktifitas Gunung Kelud pendapatkan penemuan terbaru. Hingga pukul 16.00 WIB sore ini, berdasarkan catatan dari alat yang telah berhasil dipasang, antara lain global Positioning System (GPS) dan reflektor eletctric distance measurement (EDM) menunjukan posisi magma yang sebelumnya ada di perut bumi telah naik dan berada tepat di bawah danau kawah. "Posisi magma telah berada di lapisan terdangkal kawah, dan ini merupakan tanda-tanda gunung api akan meletus," kata Umar Rosadi, saat dikonfirmasi melalui telepon di Pos Pantau Margomulyo, Minggu (16/9/2007). Umar juga mengungkapkan, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi dari naiknya magma hingga mencapai lapisan terdangkal kawah. Pertama, magma akan menyembur melalui aliran danau kawah. Sementara kemungkinan kedua adalah magma akan menyembur keatas dan mendorong bebatuan yang ada di atasnya. Kemungkinan kedua inilah yang sangat dikhawatirkan terjadi dalam waktu dekat. "Semua tergantung dari besarnya tekanan temperatur dan kedalaman magma. Semakin dalam magma maka akan semakin besar daya semburnya," ungkap Umar Rosadi. Mengenai tekanan besar yang dapat mendorong besarnya semburan, terang Rosadi berdasarkan kandungan gas-gas yang ada di dalam magma. Semakin banyak kandungan gas, maka tekanan temperatur juga akan semakin besar. Namun hingga kini, Tim Vulkanologi tetap meminta warga di sekitar Gunung Kelud tidak panik. Pos Pantau masih akan terus melakukan pemantauan dan akan memberikan peringatan kepada warga jika kondisi Gunung Kelud benar-benar bahaya. Perkembangan lain yang terjadi dari aktivitas Gunung Kelud adalah adanya gempa vulkanik sebanyak 3 kali sepanjang hari ini. Gempa ini berada di kedalaman 0,5 sampai 5 kilometer di bawah permukaan kawah. Berdasarkan data Pemkab dan Satkorlak Kediri, dari catatan terakhir gempa yang terjadi pada tahun 1990 silam, dampak letusan menimpa 17 desa terdekat dengan korban jiwa sebanyak 34 orang. (mar/mar)
Berita Terkait