Tabrakan Maut Truk vs Bus
Korban Tewas Jadi 11 Orang
Minggu, 16 Sep 2007 12:03 WIB
Ngawi - Korban tewas tabrakan truk tangki gandeng dengan bus Gaya Kerja di Ngawi bertambah. Jumlah korban tewas hingga, Minggu (16/9/2007) bertambah menjadi 11 orang.Tabrakan maut antara truk tangki gandeng bermuatan 10 ribu liter tetes tebu milik PT Bhirawa Kediri dengan bus Gaya Kerja, Sabtu (15/9/2007) sekitar pukul 06.30 WIB.Dari 11 korban tewas itu, sebanyak 10 korban tewas di tempat kejadian dan 1 orang tewas pukul 19.30 WIB tadi malam, saat menjalani perawatan medis di rumah sakit karena pendarahan yang cukup serius."Kalau informasi yang kami peroleh, ada korban luka serius meninggal di RSUD Solo saat menjalani perawatan medis. Tapi identitasnya, kami tidak mendapatkan. Saya pikir, korban yang berada di RSUD lain bukan tanggungjawabnya pihak RSUD sini," ujar dr Endah, dokter jaga UGD RSUD dr Soeroto Ngawi saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (16/9/2007). Indah mengatakan, bersamaan dengan adanya informasi tambahan korban jiwa, pihaknya pada pukul 17.20 WIB kemarin menerima tamu yang mengaku dari keluarga korban tewas bus Gaya Kerja. Setelah dilakukan penyelusuran dan urai peti jenazah, ternyata Mrs diketahui yang sejak pagi terbaring itu bernama Sriyatun (50) warga Sragen-Jawa Tengah."Karena sudah diakui oleh pihak keluarganya, maka sekitar pukul 18.15 WIB jenazah Sriyatun dipulangkan ke rumah duka. Setelah itu kami baru merasa lega, karena dari 10 jenazah sudah diambil pihak keluarganya," tandasnya.
(mar/mar)











































