10 Orang Tewas
Agus Si Kenek Bus Itu Seharusnya Cuti, Tapi...
Sabtu, 15 Sep 2007 13:46 WIB
Ngawi - Hujan tangis keluarga korban tabrakan bus dan truk gandeng tak bisa dihindari di kamar mayat RSUD Ngawi, Jawa Timur. Bahkan sejumlah anggota keluarga korban ada yang jatuh pingsan.Keluarga Agus Subandi kenek bus yang tewas dalam peristiwa itu tak menyangka kepergiannya dengan cara tragis. "Sebelum kerja dia selalu pamitan ke saya," ujar Wasilah (40), salah satu keluarga kenek bus Agus Subandi yang tewas kepada detiksurabaya.com, Sabtu (15/9/2007).Sebenarnya, kata Wasilah, Sabtu ini Agus seharusnya cuti dari pekerjaannyasebagai kenek bus. Tapi entah kenapa, hari ini dia ngotot untuk masuk kerja. Agus sendiri tewas dengan luka parah di lengan, leher dan kaki patah.Namun apa daya, nasi sudah terlanjur menjadi bubur. Keluarga Agus kini hanya bisa pasrah. "Kami sangat kehilangan dia," kata Wasilah.5 orang yag menderita patah tulang dikirim ke rumah sakit di Solo termasuksopir bus Sunarto (34), warga dusun Nglebak RT 2 RW 5 Kedung Gudel, Sragen. Sementara 9 penumpang lainya masih berada di Puskesmas Mantingan.Sebagian besar korban berprofesi sebagai pedagang yang ingin berangkat berdagang di Pasar Walikukun. Bus mini itu sendiri biasa beroperasi dengan rute Sragen - Ngrambi dan menjadi langganan para pedagang ke Pasar Walikukun.
(iwd/gik)











































