Gunung Kelud Masih 'Waspada'
Sabtu, 15 Sep 2007 11:41 WIB
Kediri - Status waspada tetap diberlakukan di Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur. Hal ini tak terlepas dari kondisi gunung yang masih menunjukan aktifitas di atas normal. Hingga Sabtu (15/9/2007), temparatur panas permukaan danau kawah belum menunjukan tanda-tanda penurunan. Pemantauan di Pos Pantau Margomulyo, yang terletak 3,5 KM dari pusat kawahmenunjukan, selama sehari kemarin, jumlah gempa tektonik tercatat hingga 21 kali. Sementara hingga pukul 10.15 WIB suhu permukaan kawah masih terjadi fluktuatif, yaitu berkisar antara 33,6 hingga 33,7 derajat celcius. Di pemantauan Margomulyo juga mencatat, sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB telah terjadi gempa tektonik sebanyak 4 kali. Sementara untuk gempa vulkanik, hingga hari ini belum terjadi kembali. Gempa vulkanik terjadi terakhir kali pada tanggal 10 September yang lalu hingga 16 kali.Ketua Tim Tanggap Darurat yang juga Ketua Tim dari Pusat Vulakanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dari Bandung, Umar Rosadi, mengungkapkan status waspada akan terus diberlakukan hingga peningkatan aktifitas gunung kelud kembali pada kondisi normal. "Kita belum bisa tentukan kapan status waspada akan dicabut," kata Umar Rosadi. Pemantauan intensif terhadap pekembangan aktifitas gunung kelud juga akan terusdilakukan. Hari ini tim vulakanologi berencana akan memasang alat pengukurpembumbungan gunung api dengan sistem akses satelit. "Yang hari kita kerjakan adalah pemasangan Global Position System (GPS) yang direncanakan diletakkan di 6 titik," kata Umar Rosadi. Lebih lanjut Umar juga menghimbau kepada warga di sekitar Gunung Kelud tidak panik terhadap peningkatan aktifitas gunung api yang teakhir kali meletus pada 10 Februari 1990 yang lalu tersebut. "Kami minta tetap waspada, namun jangan panik," pinta Umar Rosadi.
(gik/gik)











































