Lagi Asyik ML, 11 Pasangan Mesum Digaruk

Lagi Asyik ML, 11 Pasangan Mesum Digaruk

- detikNews
Rabu, 12 Sep 2007 09:55 WIB
Kediri - Saat tengah panas-panasnya bercuumbu, belasan pasangan mesum ini dikagetkan dengan kedatangan petugas. Brakkk, acara making love (ML) pun bubar. Pasangan mesum ini kena garuk.Peristiwa ini terjadi saat Polresta Kediri sejak Selasa 11 September hingga Rabu (12/9/2007) dini hari menggelar Operasi Cipta Kondisi di beberapa hotel dan tempat hiburan malam. Hasilnya 11 pasangan bukan suami istri digaruk saat asyik masyuk di kamar hotel. Petugas juga berhasil mengamankan 6 lady escort dan ratusan botol minuman keras (miras). Beberapa hotel yang menjadi sasaran razia adalah hotel yang disinyalir menjadi tempat langganan pasangan tidak resmi untuk bermasyuk ria, antara lain Hotel Crown, Hotel Pardikan Asri, Hotel Bismo, Hotel Indah dan Hotel Sentral. Sedangkan tempat hiburan malam, yang kemarin dirazia adalah pub dan karaoke Pondok Bambu yang dari tempat tersebut petugas berhasil mengamankan 6 orang lady escort yang tak bisa menunjukan KTP. Satu tempat karaoke lain yang dirazia adalah Alin Cafe. Sementara dari 2 tempat karaoke tersebut petugas juga mengamankan 400 botol miras dari berbagai merek, antara lain Topi Miring, Kuntul, dan Vodka. Dalam operasi yang digelar dengan mengerahkan 200 personel tersebut, petugas juga mengamankan 11 pasangan tanpa status pernikahan resmi, saat asyik bermasyuk ria di dalam kamar hotel. Satu dari 11 pasangan tersebut masih berstatus mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi swasta di Kediri. Belasan pasangan tidak resmi tersebut, selanjutnya digelandang menuju Mapolresta Kediri untuk didata dan diberikan pengerahan oleh Kapolresta Kediri, AKBP Putu Jayan Danuputra. Khusus untuk pasangan yang masih berstatus mahasiswa, kemarin malam petugas memutuskan memanggil kedua orang tua dari pasangan tersebut. "Kita memang sengaja memanggil orang tuanya untuk memberikan pertanggungjawaban atas perbuatan anak mereka," kata Putu.Putu juga menambahkan, razia serupa akan terus digelar hingga tanggal 31 September mendatang, dengan sasaran yang berbeda. "Ini merupakan gelaran razia serentak di seluruh Indonesia, dan nantinya akan berujung pada digelarnya operasi ketupat," lanjut Putu. (mar/mar)
Berita Terkait