Muslim di Suger Kidul Jember Berpuasa Hari Ini

Muslim di Suger Kidul Jember Berpuasa Hari Ini

- detikNews
Rabu, 12 Sep 2007 01:42 WIB
Jember - Meski pemerintah telah menetapkan awal puasa jatuh pada Kamis (13/9/2007), ribuan umat Islam di Desa Suger Kidul Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jemberakan melaksanakan puasa pada Rabu (12/9/2007). Sejak tahun 1826, warga desa tersebut selalu melaksanakan puasa, satu hari lebih awal dari ketetapan pemerintah. Pelaksanaan mengawali puasa itu dipelopori oleh Pondok Pesantren Mafilud Duror di desa setempat. Dasar yang digunakan untuk mengawali puasa adalah kitab Nazahatul Majelis, karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi'i. Menurut kitab tersebut awal puasa dihitung lima hari setelah awal hari raya Idul Fitri tahun sebelumnya. "Berdasarkan kita Nazahtul Majelis halaman 159, awal puasa dihitung lima hari dari akhir ramadan tahun lalu. Tahun kemarin hari rayanya kan jatuh hari Jum'at, lima hari setelah akhir puasa, berarti puasa tahun ini jatuh pada hari Rabu," kata salah satu pengasuh Ponpes Mafilud Duror, Kyai Ali Wafa, Selasa (11/9/2007) malam.Keyakinan itu telah dilakukan oleh keluarga pondok tersebut dan warga Suger Kidul sejak bertahun-tahun lalu hingga kini. Pelaksanaan puasa hari rabu ditandai dengan shalat tarawih di 10 masjid yang ada di Desa Suger Kidul pada Selasa (11/9/2007) malam. Setelah sholat tarawih dan witir, santri dan warga melakukan tadarus."Kita berdasar pada kitab ini, yang Isya Allah soheh. Selain itu kita juga berdasar pada wukuf, lima hari setelah wukuf itu menjadi tanda awal puasa," lanjut Ali.Meski begitu, Ali menambahkan, perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa itu tidakboleh menjadi masalah ataupun konflik. "Karena berbeda itu rahmat. Jadi meskiberbeda tidak ada masalah, karena kita menghormati apa yang kita yakinimasing-masing, jangan menjadikan hal itu sebagai pertengkaran," ujarnya.Sejak bertahun-tahun lalu warga Desa Suger Kidul memang selalu mengawali puasaterlebih dahulu, namun bukan berarti awal puasa tiak pernah bersama denganpemerintah. "Seingat saya pernah dua kali, kita mengawali puasa sama denganketetapan pemerintah yakni tahun 1988 dan 1994," tukas Ali. (gik/gik)
Berita Terkait