Kerugian Akibat Gempa Situbondo Capai Rp 10 Miliar
Selasa, 11 Sep 2007 17:13 WIB
Situbondo - Gempa yang mengguncang Kabupaten Situbondo mengakibatkan kerugian sebesar Rp 10 miliar. Kerugian sebesar itu dihitung akibat banyaknya bangunan rumah dan fasiltas umum (Fasum) yang rusak di 3 kecamatan. Untuk pemukiman warga yang mengalami kerusakan, jumlahnya mencapai 325 unit rumah. Sedangkan untuk fasum, masing-masing jumlah sekolah dasar yang rusak tercatat 11 unit gedung, SMP 5 gedung serta bangunan masjid dan mushala jumlahnya mencapai 22 unit gedung. "Total jumlah kerugian materi atas kerusakan bangunan rumah dan fasilitas diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. Seluruh bangunan rumah dan fasilitas umum yang rusak tersebut tersebar di Kecamatan Asembagus, Jangkar dan Banyuputih," papar Bupati Situbondo H Ismunarso, saat memaparkan laporan bencana gempa bumi di hadapan Gubernur Imam Utomo, di lapangan Komando Pendidikan Latihan Tempur (Dodiklatpur) Desa Awar-awar, Asembagus, Selasa (11/9/2007) Sedangkan jumlah korban terluka akibat timbulnya gempa bumi, kata Ismunarso, mencapai 22 orang. Di antara korban tersebut terdapat 6 orang yang terpaksa dirawat inap dan sisanya mendapatkan rawat-jalan dengan pengobatan juga perawatan gratis. Menurut Ismunarso, di desa berbukit kapur dan sangat tandus ini tercatat sedikitnya 190 rumah warga mengalami kerusakan, sebanyak 89 unit rumah di antaranya rusak parah. Sedangkan 131 rumah warga lainnya mengalami rusak sedang dan ringan. Sedangkan untuk Desa Bantal terdapat 84 rumah yang rusak, 1 madrasah dan 8 surau juga ambruk dengan warga yang terluka hanya tercatat 4 orang. Di Desa Kertosari, Asembagus terdapat 14 rumah rusak dan 3 musallah ambrol. Desa Mojosari kerusakan rumah mencapai 83 rumah dan sebagian besar mengalami kerusakan parah.Sementara, Ketua Satlak PB Kabupaten Situbondo Soeroso kepada detiksurabaya.com mengatakan di Desa Kedunglo jumlah warga yang membutuhkan bantuan mencapai 225 jiwa, sebagian besar di antaranya terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian yang kita dirikan. Di sini juga tercatat 10 orang mengalami luka. "Total kerugian materi utuk Desa Kedunglo saja mencapai Rp 3,293 miliar," ungkapnya.
(bdh/bdh)











































