Kecam Keputusan MUI, Massa HTI Kediri Demo
Minggu, 09 Sep 2007 15:26 WIB
Kediri - Sekitar 100 massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) cabang Kediri menggelar aksi unjuk rasa di alun-alun Kota Kediri. Mereka mengecam keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kediri yang membuat keputusan tempat hiburanm malam tetap diizinkan buka selama bulan Ramadan. Selain berunjuk rasa, simpatisan HTI juga melakukan konvoi keliling Kota Kediri, untuk mengajak uamat Islam menjalankan ibadah puasa dengan tertib. Aksi unjuk rasa tersebut didasari keputusan MUI Kota Kediri pada tanggal 4 September lalu membuat keputusan mengizinkan tempat hiburan malam tetap dapat beroperasi di bulan puasa dengan pemberlakukan jam operasional. Ratusan simpatisan HTI juga membawa berbagai poster yang berisi kecaman terhadap kecaman terhadap keputusan MUI dan Pemkot Kediri tersebut. "Kami mohon MUI dan Pemkot Kediri meninjau kembali keputusan tersebut. Kami tidak ingin, kesuciuan bulan Ramadan ternodai dengan pemandangan yang mengandung nilai maksiat," kata Ahmad Fatihuddin, Humas HTI Kota Kediri, Minggu (09/09/07). Dalam aksinya kali ini HTI juga memanfaatkan moment menjelang Ramadan untuk menyerukan kepada seluruh umat Islam agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan persiapan yang baik. Setelah melakukan aksi simpatik di alun-alun, simpatisan HTI melanjutkan aksinya dengan berkonvoi mengelilingi jalan-jalan protokol di kota tahu. Aksi ini untuk menyerukan kepada umat Islam guna menyambut datangnya bulan Ramadah dengan persiapan yang baik."Kami berfikir, apabila kita dalam menjalankan puasa dengan persiapan yang baik, maka puasa kita juga akan berjalan baik sehingga pahala akan kita dapatkan," ujar Ahmad Fatihudin. Setelah berkeliling kota, simpatisan HTI kembali berkumpul di alun-alun. Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, simpatisan HTI tersebut akhirnya membubarkan diri, begitu aksi tersebut selesai.
(bdh/bdh)











































