Calon Walikota Mendatang Tidak Punya Visi dan Misi Jelas

Pilkada Kota Batu

Calon Walikota Mendatang Tidak Punya Visi dan Misi Jelas

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 09:42 WIB
Batu - Masyarakat Kota Batu, Jawa Timur pesimis dengan kepemimpinan para calon Walikota dan Wakil Walikota yang saat ini maju untuk bertarung di Pilkada 25 Oktober 2007 nanti."Semua calon tidak memiliki visi dan misi yang jelas dalam memajukan Kota Batu. Kondisi masyarakat saat ini terjadi krisis figur pemimpin karena tidak ada yang bisa dijadikan panutan," kata Tokoh Masyarakat Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Syaifuddin, disapa Gus Udin kepada detiksurabaya.com, Kamis (6/9/2007).Gus Udin menegaskan, KPUD Batu dinilai terlalu berani dengan tetap melanjutkan tahapan Pilkada pascakematian Walikota Batu Imam Kabul. Sebab harapan masyarakat, KPUD menunda Pilkada hingga masa bergabung minimal 100 hari, sehingga memiliki waktu yang cukup dalam menentukan pemimpin yang diharapkan.Dengan melanjutkan Pilkada, kata dia, siapapun pemenangnya nanti, itu bukankemenangan warga Kota Batu. Tapi merupakan kemenangan broker politik dan partaipolitik.Masyarakat menginginkan munculnya calon yang berasal dari 'trah suci' atau keturunan suci yang memiliki semangat membangun bangsa secara jujur dan adil.Pengamatan dia, di masyarakat banyak yang berfikir Pilkada sudah tidak menarik.Banyak yang memilih mengalir dengan melihat tahapan yang saat ini berlangsung, tanpa bisa berbuat banyak dalam menentukan pemimpin yang diidamkan selama ini."Ketika pencoblosan, mereka tetap akan datang ke TPS dengan pasrah, sebagai warga yang awam," ujarnya.Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan meramaikan pilkada antara lain Eddy Rumpoko dan Punjul Santosa (PDIP), Suhadi dan Zen Achmad (Golkar, PKB, dan PAN), Suharnanto dan Andrek Prana (Partai Demokrat), Achiyadi dan Dwi Sudarto (Koalisi Gulo Klopo dari 14 partai), Khudori dan Suyitno (Koalisi religius nasional dari 6 partai).Menurut Gus Udin, lima pasangan calon tersebut tidak memiliki visi dan misi yang jelas dalam mensejahterakan masyarakat. Sejauh ini kelima pasangan itu belum memberikan kepastian dan keyakinan kepada warga terhadap perubahan mendasar di Kota Batu."Siapapun yang terpilih nanti Kota Batu tetap saja tidak berubah. Bahkan, diperkirakan cenderung pailit," ujarnya.Padahal, lanjut Gus Udin, warga Batu menginginkan pemimpin yang memiliki lima sifat dasar yakni Sabar, Nriman (menerima), Luman (mudah memberi kemudahan), Akas (giat bekerja), dan Tenan (sungguh-sungguh)."Kami tidak optimis Kota Batu akan lebih baik bila dipimpin salah satu pasangan yang menang dalam pilkada nanti," tukasnya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait