Demi Uang Sekolah, 2 ABG Melacur
Senin, 03 Sep 2007 20:59 WIB
Banyuwangi - Lantaran tidak punya uang untuk membayar SPP, 2 pelajar putri asal Banyuwangi Jatim. Mereka dipaksa oleh orang tua angkatnya untuk menjadi pelacur. Akibatnya, orang tua angkat itu harus berurusan dengan polisi.Sebut saja namanya NN dan RR, pelajar SMP-SMA asal Banyuwangi Jawa Timur itu hanya bisa menutupi wajah dengan kedua tangannya di ruang penyidik Polsek Banyuwangi. Sambil menunduk lesu, NN mengaku sangat menyesal dengan apa yang sudah terjadi pada dirinya.Sebab, sudah tiga bulan ini pelajar 16 tahun itu terjerumus dalam dunia prostitusi. Dirinya tidak bisa menolak ketika Siswanto, orang tua angkatnya tersebut menyuruhnya bekerja sebagai gadis panggilan. Sebab, NN menumpang di rumah Siswanto di lingkungan Ujung Kelurahan kampung Ujung-Banyuwangi.NN yang tidak punya uang untuk membayar SPP, terpaksa mau menuruti perintah orang tua angkatnya. Sebab, kedua orang tuanya yang ada di Bali sudah tidak membiayainya lagi. Dan di Banyuwangi, NN ikut dengan neneknya. Hal serupa juga terjadi pada RR, dia mengaku tidak boleh hanya menumpang makan dan tidur di rumah Siswanto. ABG berusia 15 tahun itu juga harus bekerja sebagai gadis panggilan.Kepada penyidik, Siswanto mengaku tidak pernah menyuruh kedua ABG itu untuk menjadi pelacur. Namun, pengakuan itu dimentahkan oleh ketua RT lingkungan Ujung, Mulyono. Sebagai orang yang bertanggung jawab atas warganya, Mulyono mengaku sudah capek mengingatkan Siswanto.Sebab, di rumah Siswanto sering dijadikan tempat mangkalnya anak muda untuk pesta miras. Padahal rumah Siswanto letaknya tidak jauh dari Mapolsek Banyuwangi. Hingga akhirnya, Minggu malam warga setempat melaporkan.Kapolsek Banyuwangi, AKP Subardi menjelaskan, jika kasus penjualan anak perempuan di bawah umur untuk seks komersil itu terungkap setelah warga setempat melapor. Hingga akhirnya, Siswanto ditangkap dan ditahan di Mapolsek yang tidak jauh dari rumahnya.Kini, pria berusia 44 tahun itu harus masuk sel Mapolsek Banyuwangi. Pria yang juga mempunyai anak perempuan sebaya dengan NN dan RR itu terancam hukuman penjara 5 tahun.
(fat/bdh)











































