Hutan Saradan Madiun Dilalap Si Jago Merah

Hutan Saradan Madiun Dilalap Si Jago Merah

- detikNews
Senin, 03 Sep 2007 16:15 WIB
Madiun - Kawasan hutan jati yang terletak di Desa Petung dan Desa Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun terbakar. Api mulai terlihat sejak Senin (3/9/2007) pukul 03.00 WIB, namun hingga kini petugas belum bisa memadamkannya.Sedikitnya sekitar 8 titik api besar-kecil membakar ratusan hektar hutan milik Perusahaan Umum (Perum) Perhutani daerah Kelompk Pemangkuan Hutan (KPH) Sadaran, Madiun.Namun anehnya, hingga ini petugas pemadam kebakaran dari Perum Perhutani KPH Saradan Madiun belum berupaya untuk menjinakkan sejumlah titik kobaran api yang semakin membesar. Akibat lambanya petugas pemadam dari perum perhutani, maka warga berinisiatif memadamkan titik-titik api dengan cara manual dengan tujuan agar kebakaran hutan tidak merambah ke pemukiman warga. "Kebakaran hutan ini, diketahui sejak pagi dini hari tadi. Kobaran api, berawal dari arah selatan lalu merembet ke arah barat," tutur Sumanto, warga setempat.Kebakaran hutan di KPH Saradan itu, merupakan rembetan dari kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Nganjuk. Api bisa menjalar dengan cepat lantaran ada hembusan angin yang begitu kencang. Daun-daun pohon jati dan ilalang yang mengering menjadikan jilatan api mudah menjalar kemana-mana. "Melihat kebakaran hutan, kami pun bergotong royong berusaha memadamkan yang terus membesar," ujar Suwito (42), warga desa setempat saat di lokasi.Dilaporkan, kawasan hutan yang terbakar ini kondisinya cukup gersang. Ratusan pohon jati yang berumur bulanan di sekitar lokasi kebakaran terlihat mengering dan terancam mati.Petugas Satuan Tugas Pemadam Kebakaran Perum Perhutani KPH Saradan Madiun, Wasis mengatakan, sejak peristiwa itu, pihaknya telah berupaya untuk mematikan sejumlah titik api. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil. Alternatifnya agar titik api tersebut tidak meluas, maka pihaknya membuat aliran atau menggali tanah sedalam setengah meter. Data KPH Saradan menyebutkan, luas hutan kritis baik akibat kebakaran hutan maupun pembalakan liar yaitu seluas 18 ribu hektar dari total lahan seluas 38 ribu hektar. (mar/mar)
Berita Terkait