Asyik Mengejar Layangan, Imam Tewas Tercebur Sumur
Sabtu, 01 Sep 2007 13:59 WIB
Kediri - Nasib yang dialami Imam Mahmudin (13) harusnya menjadi peringatan bagi anak-anak lainya. Saat asyik bermain layang-layang, bocah kelas 1 SMP ini tercebur sumur tua.Nyawa Imam pun tak tertolong lagi, karena terlalu banyak menelan air dalam paru-parunya. Bocah ini tewas saat dalam perawatan tim dokter. Kejadian bermula saat Imam begitu asyik bermain layang-layang bersama teman-teman seusianya. Ketika ada layang-layang putus, Imam ikut berebut layang-layang tersebut. Saat asyik berebut, mereka tak memperhatiakn tempat yang dijadikan rebutan layang-layang. Anak-anak itu berebut layang-layang di atas sebuah sumur tua, yang berada di sebuah rumah yang telah lama ditinggalkan penghuninya. Malang bagi Imam. Dia terpeleset dan masuk ke dalam sumur dengan kedalaman mencapai 25 meter tersebut. "Nggak tahu siapa yang mendorong, pokoknya tiba-tiba Imam terpeleset jatuh ke dalam sumur," kata Heri, salah satu teman Imam dalam berebut layang-layang, Sabtu (01/9/2007). Kejadian tersebut diketahui oleh Mardiono (35), warga Desa Kepung, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri yang juga tetangga Imam yang saat kejadian berada tak jauh dari sumur tua itu. Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang gali sumur ini langsung berusaha menolong Imam bersama warga lainya. Selang 1 jam Imam berhasil dikeluarkan dari dalam sumur, dalam keadaan pingsan. karena terlihat masih ada nafas pada dada Imam. Warga berusaha membawa tubuh bocah berperawakan kecil ini ke RSUD Pelem Pare. Namun sayang nyawanya tak tertolong saat dalam perawatan tim dokter. Tim Dokter yang merawat Imam menyebutkan, terlalu banyak air yang masuk ke dalam paru-paru Imam, sehingga mengganggu pernafasanya. "Air yang masuk ke dalam paru-paru terlalu banyak, sehingga dia kesulitan bernafas," kata salah satu dokter yang merawat Imam.
(mar/mar)











































