Mayat Terpotong-potong Ditemukan di Kebun Tebu

Mayat Terpotong-potong Ditemukan di Kebun Tebu

- detikNews
Kamis, 30 Agu 2007 16:50 WIB
Kediri - Warga Desa Turus, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri digemparkan penemuan mayat terpotong-potong di kebun tebu. Kondisi mayat tersebut sangat mengerikan, kaki kanan terpisah dari tubuhnya, begitu juga jari kaki dan tangannya.Mayat terpotong yang ditemukan di kebun tebu milik Mbok Saminah (65), warga Kelurahan Ketami Kota Kediri ini pertama kali ditemukan oleh Hasyim Hisyam, petugas PLN yang hendak memeriksa tiang listrik. Mayat itu ditemukan pukul 12.35 WIB, Kamis (30/8/2007).Hasyim yang pertama kali datang mengaku tidak mencium aroma busuk, baru mengetahui adanya mayat di bawah tiang yang dinaikinya sesaat setelah turun dari tiang. Dia mengaku justru mencium aroma menyengat menyerupai liur. "Saya naik baru dua meter, lalu saya turun dan mencium aroma seperti liur yang membekas," kata Hasyim Hisyam, Kamis (30/08/07).Setelah dilakukan pencarian di sekitar tiang yang dinaikinya, Hasyim menemukan sepotong kaki manusia yang terpotong pada batas tengah paha dalam kondisi membusuk, jari kakinya juga habis. Tak jauh dari lokasi penemuan kaki, Hasyim juga menemukan tubuh manusia yang sudah mengering. Pada sebagian tubuhnya bahkan sudah tinggal tulangnya saja. Bagian tangan kiri mayat, jarinya juga telah habis. "Bagian kepala sudah tinggal tengkoraknya saja, mulutnya juga terbuka, sehingga giginya tampak mengerikan," lanjut Hasyim.Penemuan tersebut dilaporkan Hasyim kepada warga sekitar yang diteruskan kepada Kepala Desa Turus. Selanjutnya laporan tersebut diteruskan kepada pihak Polsek Gurah. Dari hasil olah TKP, polisi belum dapat menentukan penyebab kematian mayat tersebut. Polisi mengaku kesulitan mengenali mayat, karena tidak ditemukanya tanda pengenal pada mayat tersebut dan kondisinya yang sudah mengering tinggal tengkorak. "Kita belum bisa tentukan penyebab kematiannya. Kondisinya sangat sulit dikenali karena sudah mengering," kata Kapolsek Gurah AKP Paidi. Lebih lanjut Paidi menuturkan, mayat akan dibawa ke RSUD Pelem Pare Kediri untuk keperluan otopsi. Pihaknya juga masih mempelajari penyebab kematian mayat tersebut. (mar/mar)
Berita Terkait