Arema Ancam Polisikan Pemain Asingnya
Kamis, 30 Agu 2007 15:58 WIB
Malang - Arema Malang mengancam melaporkan Gerard Guy Ambassa ke polisi karena menghilang setelah menerima 25 persen uang kontrak yang diteken sejak Juni 2007 lalu."Paling tidak kami lapor polisi dengan ancaman penipuan," kata Humas Arema Muhammad Taufan kepada wartawan di kantor Yayasan Arema, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (30/8/2007).Nilai kontrak pemain asal Kamerun itu sebesar Rp150 juta untuk enam bulan bersama 'Singo Edan'. Namun, setelah menerima 25 persen dari uang kontak itu, yang bersangkutan menghilang sejak 4 Agustus 2007. Hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.Managemen Arema sudah berusaha menghubungi dua nomor telepon milik Ambassa, tapi dua nomor itu tidak bisa dihubungi. Bahkan perantara Ambassa yaitu Francis Yonga juga sudah diminta ikut mencari, namun sejauh ini hasilnya nihil.Ambassa sendiri diperkirakan masih berada di Indonesia, karena managemen Arema menyimpan paspor miliknya.Taufan mengancam bila Ambassa tidak bergabung dengan tim hingga Jumat (31/8/2007) maka managemen bersikap tegas dengan lapor polisi pada Sabtu (1/9 karena telah dirugikan oleh pemain Kamerun ini."Ambassa sudah didaftarkan ke PSSI. Namun masih ada masalah dengan ITC. Pihak PSSI dan Arema sudah mengupayakan percepatan pengesahan ITC itu dengan mengirim surat ke FIFA. Namun, masalahnya sejauh ini Ambassa belum mengirim surat secara pribadi ke FIFA," tegasnya.
(bdh/bdh)











































