Pemerintah Prioritaskan Pengadaan Hercules
Rabu, 29 Agu 2007 19:30 WIB
Malang - Menteri Pertahanan menyatakan selama kurun waktu 5-10 tahun mendatang, akan memprioritaskan pengadaan pesawat angkut jenis Hercules. Pesawat hercules ini cukup strategis karena bisa digunakan untuk kegiatan militer dan non-militer. "Pesawat Hercules sangat strategis untuk mengangkut pasukan dan tanggap darurat," tegas Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai kunjungan kerja di Divisi Infanteri 2 Kostrad dan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (29/8/2007). Menurut Juwono, prioritas pengadaan hercules ini tanpa mengurangi pentingnya pengadaan pesawat tempur. Sehingga pengadaan pesawat tempur tidak sebanyak pengadaan hercules. Sementara realisasi pembelian pesawat itu tinggal menunggu penetapan kredit eksport dari Departemen Keuangan. Juwono menambahkan, Departemen Pertahanan juga sudah merencanakan pengadaan pesawat tempur jenis OV-10 Bronco guna melengkapi armada udara Skuadron 21. Sejauh ini pemerintah sudah menjajagi kemungkinan pembelian pesawat sejenis di Brasil, Cina, dan Korea Selatan. "Pesawat OV-10 sudah berusia tua, tidak diproduksi lagi oleh Amerika Serikat.Pesawat itu beresiko tinggi," tegasnya. Sedangkan pengadaan pesawat tempur jenis Shukoi sudah dalam tahap pembahasan.Bahkan anggaran US$ 350 juta sudah disiapkan untuk mendatangkan 6 pesawatdari Rusia dan Korea Selatan.
(bdh/bdh)











































