Polisi Didesak Usut Raibnya Kasda Situbondo Rp 45 Miliar
Selasa, 28 Agu 2007 13:56 WIB
Situbondo - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kabupaten Situbondo (Ikamaksi), kembali menggelar aksi demo menuntut percepatan proses hukumpengungkapan kasus raibnya uang kas daerah (Kasda) Pemkab Situbondo, sebesar Rp 45,750 miliar, Selasa (28/8/2007). Massa Ikamaksi menilai, penanganan kasus penyusutan uang kasda yang disimpan di Bank BNI Situbondo tersebut sangat lamban. Iring-iringan demo massa itu diawali dengan mendatangi kantor Pemkab Situbondo. Selain melaukan orasi politik dengan sejumlah tuntutan, massa Ikamaksi juga menenteng puluhan poster bernada protes terkait desakan proses hukum kasus kasda. "Pak Ismu (Bupati Situbondo, red) jangan sok cuci tangan dengan jawaban-jawabaninterpelasi yang sangat tidak masuk akal. Jangan pula bupati mencoba mengorbankan anak buahnya untuk menyelamatkan diri dari kasus ini. Bupati lah yang harus bertanggungjawab dalam masalah ini," teriak Zainul Arifin, Koordinator aksi, saat berorasi di depan halaman kantor Pemkab Situbondo.Selain menilai hasil interpelasi yang cenderung tidak transparan, Ikamaksi juga meminta Pansus DPRD Situbondo untuk menggelar kembali sidang paripurna dengan mempertegas kembali perannya. Yakni memanggil pihak-pihak yang terkait atas raibnya uang kasda Rp 45,750 miliar. "DPRD juga harus merekomendasi para pihak yang teridentifikasi melakukan tindak pidana korupsi ke Tipikor. Polres juga harus segera menentukan tersangka dalam kasus raibnya uang kasda ini," tandas Zainul Arifin. Setelah menggelar orasi dan sempat bersitegang dengan petugas Satpol PP yang mejaga ketat pintu gerbang kantor pemkab, tiga wakil Ikamaksi diperkenankan masuk untuk berdialog. Dalam pertemuan itu wakil pendemo mengaku sangat kecewa, karena Bupati Ismunarso enggan menerima dan hanya diwakilkan kepada Asisten II Pemkab Situbondo, Drs Syaifullah. "Semua yang adik-adik sampaikan terkait penanganan kasus ini, secepatnya akan saya laporkan kepada bapak bupati," kata Syaifullah mengakhiri dialog dengan wakil Ikamaksi. Selesai melakukan pertemuan, aksi demo akhirnya dilanjutkan menuju Mapolres Situbondo yang diawali dengan aksi orasi dari atas kendaraan pick-up. Kapolres Situbondo, AKBP Drs Rudy Kristantyo, saat berdialog dengan wakil pengunjuk rasa, membeberkan bahwa hingga kini pihaknya sedang mengintensifkan penyelidikan kasus kasda. Pihaknya juga mengaku bahwa penuntasan kasus ini hanya tinggal menunggu turunnya izin dari pihak Bank Indonesia terkait penulusuran aliran dana. "Tapi percalah, kami masih terus mengusut kasus yang kini sudah menemukan titik terang. Izin dari pihak BI sangat dibutuhkan dalam pengusutan dan pengungkapan kasus. Makanya saudara harus bersabar dan terus mendukung kami," timpal AKBP Rudy Kritanyo, memungkasi dialog dengan wakil Ikamaksi. Hingga berita ini diturunkan aksi massa masih terus berlangsung di DPRD Situbondo.
(bdh/bdh)











































