Walikota Meninggal, Pilkada Tetap Sesuai Jadwal
Minggu, 26 Agu 2007 10:35 WIB
Malang -
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Batu, Jawa Timur, Mahfud menyatakan tetap melanjutkan tahapan Pilkada Kota Batu, meski Walikota Batu Imam Kabul yang juga menjadi salah satu bakal calon walikota meninggal mendadak."Kami tetap melanjutkan tahapan Pilkada sesuai jadwal yang sudah ditetapkan," kata Mahfud kepada wartawan Minggu (26/8/2007).Mahfud menjelaskan tahapan Pilkada Batu saat ini memasuki pengembalian formulirpasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Jadwal ini ditetapkan sejak 23 Agustus hingga 29 Agusutus. Sedangkan sejauh ini belum ada Partai Politik yang mendaftarkan calonnya ke KPUD.Imam Kabul, merupakan calon walikota yang direkomendasikan DPP PDIP untuk maju di Pilkada Kota Apel pada 25 Oktober 2007. Sebelumnya DPP PDIP merekomendasikan Imam Kabul-Eddy Rumpoko, namun dicabut melalui SK DPP PDIP tertanggal 28 Agustus 2007, dan hanya mendukung Imam Kabul sebagai Calon Walikota Batu.Mahfud menegaskan di Kota Batu berpotensi terdapat enam pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Sehingga masih ada peluang, dan Pilkada tidak terganggu dengan kematian Imam Kabul. "Bila tidak ada partai politik yang mendaftarkan pasangan calonnya ke KPUD hingga 29 Agustus, maka jadwal pengembalian formulir pendaftaran akan diperpanjang," tegasnya.Walikota Batu Imam Kabul meninggal dunia di kediamannya Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang pukul 03.30 WIB, Minggu (26/8/2007) dini hari tadi. Dugaan sementara, Imam Kabul meninggal akibat serangan jantung.
(bdh/bdh)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































