Sumi, 13 Tahun Bekerja di Riyadh Tanpa Kabar
Kamis, 23 Agu 2007 17:04 WIB
Kediri - Kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang hilang di luar negeri makin bertambah. Terbaru adalah Sumi binti Karyo (47), warga Dusun Sumber, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, yang menghilang tanpa kabar sejak keberangkatanya ke Riyadh Arab Saudi tahun 1994 silam. Siang tadi bersama keluarga TKW lain yang juga hilang tanpa kabar, mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kediri, guna meminta bantuan pemulangan TKW bersangkutan.Kabar hilangnya Sumi mulai dirasakan keluarganya hanya berselang tiga bulan dari keberangkatanya. Dua bulan setelah berangkat, Sumi masih sempat mengirimkan kabar dengan menyebutkan nama majikan tempatnya bekerja. Namun setelah itu, dan hingga sekarang tak diketahui lagi keberadaanya. Dalam kabar yang dikirimkan dua bulan setelah keberangkatan, Sumi mengaku namma majikanya adalah Akram Hossain, dan berdomisili di Riyadh, Arab Saudi. "Nama majikanya adalah Akram Hossain, dan hanya itu yang dikabarkanya," kata Agung Prasetyo, Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Kediri, menirukan apa yang dituturkan keluarga Sumi, Kamis (23/8/2007). Kedatangan keluarga TKW yang hilang di luar negeri, ditemui langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Kediri, Dwi Brata Wahyana. Disnakertrans menjanjikan akan secepatnya menindaklanjuti laporan keluarga TKW guna melakukan pencarian keberadaan TKW yang hilang. "Kita sangat berterima kasih keluarganya bersedia melapor, dan ini akan segera kita tindak lanjuti," kata Dwi Brata Wahyana. Namun pihak Disnakertrans juga menyayangkan minimnya informasi yang diberikan. Seperti keluarga Sumi, yang mengaku tidak mengatahui nama PJTKI yang memberangkatkan Sumi ke luar negeri. "Ini jelas akan menyulitkan kerja kita dalam melakukan pencarian," ungkap Agung Prasetyo. Dengan datangnya laporan kehilangan Sumi, Disnakertrans Kabepaten Kediri, sejak awal tahun 2007 hingga pertengahan tahun ini, telah menerima 3 laporan serupa. Sebelumnya kasus TKW hilang menimpa Suharnanik, warga Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah yang hilang selama 4 tahun di Taiwan, dan Wagini, warga Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan, yang hilang di Arab Saudi sejak 11 tahun silam. Sedangkan satu laporan yang juga telah diterima Disnakertrans, mengenai penyiraman air keras terhadap Endah Sugiharti, TKW asal Sepawon Plosoklaten, yang mengalami hal tersebut setahun yang lalu.
(mar/mar)











































