Berebut Perempuan, PNS Dihajar Hingga Babak Belur

Berebut Perempuan, PNS Dihajar Hingga Babak Belur

- detikNews
Rabu, 22 Agu 2007 12:12 WIB
Kediri - Nasib sial dialami oleh Mujianto (36), warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Kota Kediri ini, babak belur dihajar oleh Anon Priyono (23), karyawan bengkel AC di Ruko Stadion Brawijaya.Penganiayaan ini bermula dari rasa cemburu tersangka kepada korban yang dianggap telah mendekati kekasihnya. Akibat penganiayaan di salah satu warung kopi yang juga tak jauh dari TKP tersebut, Mujianto mengalami luka memar pada bagian wajahnya. Tersangka Anom yang saat itu juga diamnkan petugas dari Polsekta Kediri mengaku terpaksa memukul korban karena dibakar api cemburu, setelah sering melihat pacarnya didekati oleh korban. "Siapa yang nggak marah kalau pacarnya didekati orang lain," kata Anom, dalam pemeriksaan petugas, Rabu (22/08/076). Tak puas memukul korban, tersangka juga mengeluarkan pisau kecil dan mengancam dengan kata-kata kasar kepada korban. "Kalau kamu masih dekati pacar saya, akan saya bunuh nanti," lanjut Anom, menirukan kata-kata ancaman yang diucapkanya semalam. Sementara secara terpisah, wanita yang menjadi rebutan, Utami, salah satu penunggu counter HP mengaku tidak memiliki hubungan apapun dengan tersangka. Hal yang sama juga dirasakanya kepada korban. "Dua-duanya sama-sama sering beli pulsa di sini, dan saya cuman dekat saja," kata Utami. Akibat perbuatan tersebut, Anom dikenakan ancaman pasal berlapis, yaitu pasal 352 junto 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan, dan UU Darurat tentang membawa senjata tajam di tempat umum tanpa izin, dengan ancaman hukuman 1 tahun 7 bulan. "Karena dia juga membawa senjata tajam, kita kenakan ancaman berlapis," kata Kanit Reskrim Polsekta Kediri, Aiptu Haryanto. (mar/mar)
Berita Terkait