Pascaledakan Bom, Warga Pasuruan Trauma
Senin, 13 Agu 2007 09:59 WIB
Pasuruan - Tragedi ledakan bom ikan di Perumahan Anggrek, Purworejo, Pasuruan menyisakan trauma bagi masyarakat sekitar ledakan. Suara ledakan masih ternginang di telinga warga sekitar.Trauma itu karena sebelumnya di lingkungan tersebut tidak pernah ada gejolak. Warga juga tidak mengetahui ada aktivitas pembuatan bom ikan."Sejak awal saya tinggal di tempat ini sekitar tahun 80-an, tidak pernah ada ledakan atau kerusuhan. Tempat kami damai dan tidak pernah diketahui ada aktivitas pembuatan bom ikan," tutur Asti (47), pemilik warung di jalan Wironini ketika ditemui detiksurabaya.com, Senin (13/8/2007).Belum lagi lokasi ledakan yang jauh dari pesisir pantai, sehingga dugaan ledakan berasal dari bom ikan tidak terbersit di benak warga. Semula warga mengira ledakan berasal dari bom yang biasa digunakan teroris.Kecurigaan menguat bom berasal dari jaringan terorisme karena Ilham terkenal sebagai pribadi yang tertutup. Bapak enam putra itu jarang berkomunikasi seperti layaknya lelaki lain. "Yang sering berinteraksi dengan warga hanya Wiwiek, istri Ilham," ujarnya."Saya kira bom itu adalah bom teroris. Karena Ilham terkenal tertutup," tegasnya."Setelah kejadian ini kami akan berembuk untuk makin waspada. Karena kami tidak ingin tragedi terjadi dua kali," papar perempuan berambut pendek ini.
(stv/mar)











































