Anggota Sindikat Curanmor Didor
Kamis, 09 Agu 2007 14:16 WIB
Jember - Anggota sindikat pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kabupaten Jember dibekuk jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jember. Kholili (28) dan Hamid Winarno (30) keduanya warga Desa Karang Paiton Kecamatan Ledokombo merupakan pelaku curanmor, sedangkan Asmuri (37) warga Desa Karangtengah Kecamatan Sumbersari sebagai penadah sepeda motor curian.Kholili dan Hamid ditangkap Rabu (8/8/2007) malam di Kecamatan Kalisat. Keduanya ditangkap saat menaiki sebuah sepeda motor yang siang harinya baru dicuri dari sebuah jalan di kecamatan Kalisat. Rabu (8/8/2007) kemarin pukul 10.00 WIB kedua orang itu mencuri sepeda motor di Desa Sidomukti Kecamatan Mayang dan pukul 13.00 WIB mencuri di Kecamatan Kalisat.Kholili yang ditembak kakinya mengaku jika dirinya telah mencuri sepeda sebanyak tiga kali. Dia melakukannya bersama Hamid yang juga ditembak kakinya. "Setelah mencuri biasanya dijual ke pak Asmuri, satu sepeda motor dijual seharga Rp 1 juta," kata Kholili, kamis (9/8/07).Setelah berhasil menangkap Kholili dan Hamid, polisi terus mengorek keterangan dari keduanya dan akhirnya berhasil membekuk sang penadah yakni Asmuri.Menurut Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satreskrim POlres Jember, Iptu Wisnu Wibowo, kedua pelaku tersebut merupakan anggota sindikat lama pencurian sepeda motor. "Mereka merupakan anggota sindikat lama di Jember. Seluruh kelompok belum tertangkap semua. Kedua pelaku itu dalam sehari bisa mencuri lebih dari satu sepeda motor," kata Wisnu.Barang bukti yang berhasil diamankan polisi adalah tujuh sepeda motor dari berbagai macam merek dan satu kunci T yang digunakan untuk membuka kunci sepeda motor. Kholili dan Hamid selalu beroperasi berdua dengan mengambil sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan.Saat ini polisi terus mengembangkan kasus ini dengan mmeburu anggota sindikat yang lainnya.Kabupaten Jember menempati urutan pertama untuk pencurian sepeda motor di daerah Polwil Besuki. Dalam sehari minimal satu kali pencurian sepeda motor terjadi di kota suwar-suwir ini. Pencurian sepeda motor tertinggi terjadi di kawasan Kampus Kecamatan Sumbersari.
(mar/mar)











































