Bom Rakitan di Madiun Diledakkan Tim Gegana
Kamis, 09 Agu 2007 13:12 WIB
Madiun - Usai melakukan penelitian dan mendekteksi keberadaan bom rakitan yang dicurigai berada dalam bungkus koran, tim Jihandak Detasemen C Kompi II Brimob Polda, akhirnya meledakan benda mencurigakan yang ditemukan warga, Kamis (8/8/2007) pagi tadi. Sebelumnya, saat komandan Gegana Detasemen C mencoba meledakan, bom rakitan tersebut tidak meledak. Kejadian itu, hingga berulang kali dan saat diteliti ternyata uraian kabel pemicu ledak yang dihubungkan pada bungkusan benda mencurigakan itu mengalami konsleting kecil. "Oh..ternyata ini toh penyebabnya yaitu kabel bagian ujung dekat pemicu ledaksedikit terbakar," kata salah seorang anggota Jihandak. Setelah kabel pemicu diganti, tim jihandak kembali melakukan pemusnahan benda mencurigakan tersebut dengan cara diledakkan. "Tolong jangan ada mendekat dulu hingga 15 menit. Kami himbau bagi teman-temanwartawan, sebaiknya jangan mendekat dulu hingga menunggu pemeriksaan dan pengamanan benda tersebut selesai. Nanti setelah tidak ada ledakan susulan, baru bisa mengambil gambar," ujar salah satu anggota Brimob saat menggunakan pengeras suara. Sementara itu, Kapolresta Madiun AKBP Tabana Bangun mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum berani mengemukakan soal benda tersebut. Apakah benda itu bom atau tidak, menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Detasemen C Kompi II Brimob Polda Jatim. "Yang jelas, benda itu sebelum diledakkan terlihat beberapa kabel warna birumenjulur keluar serta lampu kecil berwarna merah. Makanya, kami langsungmelaporkan penemuan benda ini ke Kapolwil," jelasnya saat berada di lokasi. Saat ditanya wartawan, apakah ada bom ini kaitannya dengan penemuan granat di belakang rumah almarhum Jabir alias Gempur Angkoro, Desa Mojorejo, KecamatanKebonsari? Kapolres menegaskan, pihaknya untuk sementara ini belum berani mengarah ke situ. Dia menilai, penemuan banda yang dicurigai sebagai bom rakitan dan tergetak di Gang XI, adalah teror. "Untuk itu, kami menghimbau agar masyarakat Madiun lebih waspada. Atas namakepolisian, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada warga yang segera tanggap dan melaporkan penemuan benda itu," tandasnya.
(bdh/bdh)











































