Lagi, Warga Jember Positif HIV/AIDS

Lagi, Warga Jember Positif HIV/AIDS

- detikNews
Rabu, 08 Agu 2007 17:31 WIB
Jember - Setelah tiga orang dalam satu keluarga di Kecamatan Patrang meninggal dunia karena HIV/AIDS, kembali seorang warga Jember dinyatakan terkena HIV/AIDS. Seorang perempuan, Cl (28) warga Kecamatan Kencong pada Selasa (7/8/07) memeriksakan diri ke klinik VCT RSUD dr Soebandi Jember. Saat diperiksa, diketahui jika dirinya menderita positif HIV/AIDS.Cl terkena HIV/AIDS karena tertular dari suaminya yang telah meninggal dunia dua tahun lalu. Kecurigaan Cl jika dirinya terkena HIV/AIDS terjadi pada bulan Juli lalu. Saat itu suami kedua Cl membongkar-bongkar barang milik suami Cl yang pertama. Saat membongkar barang itulah ditemukan sebuah surat dan keterangan dokter mengenai kesehatan suami Cl yang pertama. Dalam surat tersebut almarhum suaminya menulis jika dirinya terkena HIV/AIDS. Keterangan dalam surat tersebut diperkuat oleh surat keterangan dari dokter yang juga ditemukan. Suami pertama Cl pernah bekerja sebagai tukang bangunan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat."Dari situ sang suami menyarankan agar ibu rumah tangga tersebut memeriksakan diri dan ternyata positif HIV/AIDS," kata Kepala klinik VCT RSUD dr Soebandi, dr Justina Evi, Rabu (8/8/07).Dari pemeriksaan itu diketahui jika penyakit Cl baru masuk satdium satu. Menurut Evi, kondisi tubuh Cl baik sehingga belum perlu mendapatkan pengobatan. "Untuk psikisnya kita sudah beri konseling. Kita sudah memberi pengarahan bagaimana menjaga kesehatan dan enam bulan lagi dia harus kembali ke sini untuk konseling dan pemeriksaan kembali," kata Evi.Untungnya, si suami memberi dukungan moral pada sang istri. Suami kedua perempuan tersebut sangat sabar dan memberi dukungan penuh pada istrinya, lanjut Evi. Sementara si suami sendiri setelah diperiksa dan hasilnya negatif atau tidak mengidap HIV/AIDS. "Kita akan periksa lagi sang suami. Tetapi setelah kita periksa yang pertama kali ternyata dia non rekatif. Untuk kedepan kita sarankan agar dalam berhubungan seksual memakai kondom dan jangan mempunyai anak terlebih dahulu," lanjut Evi.Perjalan virus HIV/AIDS, kata Evi, dari stadium satu ke stadium dua membutuhkan waktu antara 10 - 15 tahun. Dengan masuknya pasien HIV/AIDS tersebut berarti jumlah pasien yang ditangani oleh klinik VCT RS tersebut juga bertambah. Untuk bulan Juli lalu terdapat 3 pasien, Juni 4 pasien, Januari - Mei 17 pasien dan pada Desember 2006 sebanyak 89 pasien. Dari jumlah 114 pasien tersebut 8 orang dinyatakan meninggal dunia. Untuk penyebaran HIV/AIDS Kabupaten Jember masuk kategori merah atau daerah yang harus diwaspadai. (bdh/bdh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.