Pembayaran Uang Muka Korban Lumpur Lapindo Digenjot
Senin, 06 Agu 2007 20:16 WIB
Sidoarjo -
Sebanyak 337 Bidang lahan warga yang ditenggelamkan lumpur di wilayah Desa Kedungbendo, Desa Siring, serta Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) I Sidoarjo dibeli oleh PT Minarak Lapindo Jaya. Dari total 337 bidang tersebut, sebanyak 332 bidang merupakan milik warga PerumTAS I, 4 Bidang leter C milik Warga Desa Kedung Bendo dan 1 dari Siring. Totalnilai transaksi atas pekarangan seluas 28.962,5 meter persegi dan bangunan seluas 11.809,6 meter persegi adalah (100%) Rp 46,677 miliar. Sehingga, total uang muka (20%) yang dibayarkan kepada warga korban lumpur hari ini adalah sebesar Rp 9,335 Miliar. "Hari ini merupakan rekor transaksi harian yang dilakukan Minarak," kata Bambang P. Widodo, Direktur Operasional PT Minarak Lapindo Jaya saat dihubungi, Senin (6/8/2007). Sebelumnya, rekor harian tertinggi tercatat pada tanggal 13 Juli 2007, di mana PT Minarak mentransaksikan 310 bidang lahan. Selama proses pembayaran uang muka lahan korban lumpur, 26 Maret 2007 hingga 6 Agustus 2007 hingga hari ini total transaksi yang telah dilakukan PT Minarak telah mencapai 3.626 bidang, luas pekarangan 445.962,86 meter persegi, luas bangunan 209.471,47 meter persegi, luas sawah 609.444 meter persegi.Total transaksi (100%) Rp 838.956.665.000, dan uang muka yang telah ditransaksikan Rp 167.791.333.000. "Bercermin hari ini, kami yakin mampu melakukan transaksi sampai 400 bidang per hari," tegas Bambang.
(gik/gik)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































