Gudang Berisi Puluhan Ton Bahan Jamu Palsu Digerebeg

Gudang Berisi Puluhan Ton Bahan Jamu Palsu Digerebeg

- detikNews
Sabtu, 04 Agu 2007 09:16 WIB
Trenggalek - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Jajaran Reskrim Polres Trenggalek terus bergerilya dalam upayanya memberantas peredaran obat ilegal. Dalam operasi lanjutan yang digelar kemarin malam hingga dini hari tadi Tim gabungan menemukan barang bukti yang jauh lebih besar dari penggrebekan pertama, Rabu (01/08/07) lalu. Dalam penggrebekan Jumat malam, tim gabungan berhasil menemukan sedikitnya 104 Dus jamu palsu dari berbegai merek, 14 Ton bahan baku jami palsu, 3 drum residu (semacam tetes gula), 3 karung zat kimia, serta 10 unit mesin pembuat jamu palsu. Penggrebekan kemarin dilakukan di 3 lokasi sekaligus dan melibatkan 25 personil gabungan. Lokasi pertama adalah gudang milik DW, di Dusun Krajan, Desa Gondang, Kecamatan Tugu. Disini polisi menemukan 104 dus obat palsu. Tempat kedua adalah rumah SDT, di Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu. Ditempat ini ditemukan bahan baku pembuatan jamu palsu, serta tempat ketiga adalah rumah milik SKJ, di desa Jombok, Kecamatan Suruh yang merupakan tempat penyimpanan alat pembuat jamu palsu. "Kemarin malam 25 personil kita pecah menjadi tiga tim dan beroperasi di tempat berbeda," kata Wakapolres Trenggalek Kompol Totok Heri, saat dikonfirmasi melalui telephon selulernya, Sabtu (4/8/2007) Sayang, dalam penggrebekan itu, polisi kembali gagal menangkap para pelaku. Dalam penggrebekan kemarin, Polisi menetapkan 2 orang saksi kunci yang diduga mengetahui perihal produksi jamu palsu ini. Keduanya kini sedang dalam pencarian Tim gabungan Polres Trenggalek dan Bareskrim Mabes Polri. Kedua orang tersebut adalah Muatim, atau Gus Kotim, warga Desa Mlinjo, Kecamatan Suruh, dan SDR, pemilik gudang tempat penyimpanan bahan baku jamu dan obat palsu yang digerebeg. " Keduanya telah kabur saat penggrebakan kemarin," ungkap Totok. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait