13 Gudang Tembakau Terbakar

13 Gudang Tembakau Terbakar

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 15:38 WIB
Jember - 13 Gudang tembakau milik warga Kecamatan Ambulu dan dua rumah ludes dilalap api, Jumat (3/8/2007). Dua rumah itu milik Nonot dan Sulas warga Desa Ambulu Kecamatan Ambulu. 13 Gudang itu berada di desa tersebut.Kebakaran gudang dan rumah tersebut berawal dari gudang milik Edy, warga setempat. Diduga kebakaran itu terjadi akibat abu sisa pengopenan tembakau yang berada di gudang Edy belum padam, sehingga merambat pada tembakau yang elah kering dan dinding gudang. Gudang untuk pengopenan tembakau atau yang biasa disebut gudang atak terbuat dri bambu dan berdinding anyaman bambu. Bahan-bahan tersebut memang mudah terbakar.Namun sial, bara yang terbuat dari sekam padi itu tidak hanya merembet ke gudang Edy. Bara yang akhirnya menjadi api itu terus merembet ke-12 gudang yang berada di sekitar gudang Edy. Warga yang melihat kebakaran tersebut sudah berusaha memadamkan api tetapi karena lokasi gudang berdekatan dan bahan gudang yang mudah terbakar, api tersebut sulit dipadamkan. Api yang berkobar itu tidak hanya melalap 13 gudang itu namun juga meludeskan dua rumah milik Nonot dan Sulas. Bahkan sekitar enam dapur warga juga turut terbakar dalam peristiwa tersebut."Saya kira sekam bekas pengopenan tembakau sudah mati ternyata belum," kata Edy. Gudang pengopenan berfungsi untuk mengeringkan tembakau yang baru dipetik dari pohonnya.Api baru bisa dipadamkan ketika dua unit mobil pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 08.00 WIB.Akibat kebakaran tersebut, diperkirakan total kerugian mencapai Rp 650 juta. Setiap gudang biasanya menelan biaya pembangunan antara Rp 15 juta - Rp 20 juta. Gudang-gudang yang terbakar itu ukurannya beragam, paling kecil berukuran 10x8 meter dan paling besar berukuran 20x12 meter. "Ditambah dengan rumah dan tembakau yang ada di dalam gudang, yah sekitar Rp 650 juta," lanjut Edy. ke-13 gudang tersebut memang penuh dengan tembakau yang baru dikeringkan dan siap untuk dijual.Meski kebakaran itu diduga dari bara sekam di gudang Edy, polisi masih menyelidiki kebakaran tersebut. "Apakah kebakaran itu disengaja atau tidak, kita masih menyelidikinya," kata Kasat Reskrim Polres Jember, AKP kholilur Rochman. (mar/mar)
Berita Terkait