Amal Usaha Milik Muhammadiyah Dibobol Maling

Amal Usaha Milik Muhammadiyah Dibobol Maling

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 11:06 WIB
Kediri - Swalayan Surya, amal usaha milik Muhammadiyah dibobol maling. Akibatnya swalayan yang berlokasi di Jalan Raya Sambi, Kediri ini mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta. Sejumlah produk susu dan kosmetika digondol kawanan pencuri. Pencurian ini pertama kali diketahui oleh salah satu karyawannya yang bermaksud membuka pintu. Namun dia mengaku kaget saat datang dan melihat kunci pintu telah terbuka, seketika itu pula dia pingsan dan ditolong beberapa temannya. "Mbak Mamik tadi tiba-tiba pingsan saat tahu kuncinya telah terbuka," kata Putri, salah satu karyawan. Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi sekitar jam 03.00 WIB dini hari tadi. Salah satu warga yang rumahnya tepat didepan swalayan menyebutkan ada sebuah mobil Isuzu Panther warna silver berhenti dan salah satu penumpangnya masuk ke dalam swalayan. "Saya kaget mendengar ada suara pintu terbuka. Ketika saya lihat ada mobil berhenti didepan swalayan dan salah satu penumpangnya masuk," ujar Mijan (44) saksi mata pencurian, Jumat (3/8/2007) Mijan juga menuturkan, tidak ada tanda-tanda mencurigakan dari gerak-gerik orang yang masuk ke dalam swalayan. "Saya pikir ya pengurusnya, biasanya kalau datang ya malam-malam," lanjut Mijan. Dalam kejadian pencurian ini, swalayan yang merupakan milik bersama dari 33 orang tersebut, mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta. "Untuk sementara pendataan yang kami lakukan barang-barang yang hilang produk susu dan kosmetika. Nilainya mungkin sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta," kata M. Suki (39) salah satu pengurus swalayan. Suki juga menyebutkan selama ini tidak ada petugas yang diberi tugas khusus melakukan penjagaan di malam hari. Untuk keamanan swalayan, pengurtus mempercayakan pada seorang warga yang rumahnya tepat di belakan swalayan. Sementara dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas identifikasi Polres Kediri menemukan beberapa sidik jari mencurigakan yang tertinggal di beberapa bagian swalayan. Namun polisi tidak menemukan bagian yang rusak dari swalayan, termasuk bagtian pintu. "Kami masih lakukan penyelidikan, dan kami telah menemukan beberapa bukti, salah satunya sidik jari yang tertinggal di bagian lampu depan," kata Iptu. (mar/mar)
Berita Terkait